Breaking News:

Jurnalisme warga

Mengenal Akuntansi Sektor Publik di Indonesia dan Italia

Akuntansi sektor publik saat ini telah menjadi salah satu objek yang mengalami pembaruan cukup besar di berbagai negara, termasuk Indonesia

Editor: bakri
Mengenal Akuntansi Sektor Publik di Indonesia dan Italia
For Serambinews.com
NADIA, Mahasiswi Magister Akuntansi Universitas Syiah Kuala, melaporkan dari Banda Aceh

OLEH NADIA, Mahasiswi Magister Akuntansi Universitas Syiah Kuala, melaporkan dari Banda Aceh

Akuntansi sektor publik saat ini telah menjadi salah satu objek yang mengalami pembaruan cukup besar di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan berbagai gerakan yang konsisten untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Setiap negara mempunyai reformasi yang berbeda baik dalam ruang lingkup dan waktu, implementasi, dan perkembangan aktualnya.

Reformasi tersebut tentu memungkinkan adanya peningkatan terhadap harmonisasi sistem akuntansi yang akan menghasilkan sejumlah manfaat dan mengatasi berbagai kendala yang mungkin akan terjadi.

Harmonisasi akuntansi saat ini telah menjadi isu yang sangat penting dalam sektor publik maupun sektor swasta.

Perdebatan terkait dengan basis akuntansi dan teknik pelaporan keuangan pemerintahan juga telah menjadi perdebatan di kalangan berbagai pihak, terutama pihak yang melaksanakan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan (Bellanca & Vandernoot, 2014).

Harmonisasi dapat dijadikan sebagai alat untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah, pendorong transparansi publik, konsistensi pelaporan keuangan pemerintah dan keandalan laporan keuangan serta evaluasi yang efektif terhadap kinerja pemerintah.

Akan tetapi, setiap negara hampir tak pernah memulai dari titik yang sama, dikarenakan setiap akuntan memiliki latar belakang dan kualifikasi yang berbeda, sehingga penyelarasan secara internasional ini akan membutuhkan biaya yang cukup besar (Natalizi, 2020).

Jika kita menelaah di negara-negara anggota Uni Eropa, harmonisasi ini sangat menarik dikarenakan mereka telah sepakat untuk berkoordinasi dalam aspek ekonomi dan keuangan.

Harmonisasi ini juga memungkinkan dihasilkannya data yang berkualitas untuk menilai kepatuhan masing-masing negara dengan parameter yang telah ditentukan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved