Breaking News:

Berita Nagan Raya

Polisi Usut Dugaan Calo untuk Pekerja PLTU di Nagan Raya, Puluhan Korban Penipuan Melapor ke Polres

Sejumlah orang diduga korban mulai membuat laporan ke polisi karena dalih telah menjadi korban penipuan.

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
PLTU Nagan 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Polres Nagan Raya, hingga Sabtu (4/12/2021), masih menyelidiki dugaan calo dalam proses penerimaan pekerja di PLTU 3-4 Suak Puntong, Nagan Raya.

Sejumlah orang diduga korban mulai membuat laporan ke polisi karena dalih telah menjadi korban penipuan.

Informasi diperoleh Serambinews.com, Sabtu (4/12/2021), sejumlah orang yang diduga menjadi korban dalam beberapa hari terakhir sudah membuat laporan ke polisi. 

Warga asal Nagan Raya yang merasa menjadi korban telah menyetor uang bervariasi kepada pelaku yang berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

Polisi disebut telah menerima laporan 10 orang lebih dan direncanakan akan memintai keterangan sejumlah orang yang diduga pelaku. 

Disebut-sebut pelaku merupakan pemilik sebuah perusahaan asal Nagan Raya dan jumlahnya ada 4 orang.

Baca juga: Disnakertrans Nagan Raya Turunkan Tim ke PLTU 3-4, Terkait Meninggal Pekerja Sopir Terjepit Truk

Namun hingga kemarin, polisi masih memeriksa pelapor dan belum memanggil diduga pelaku.

"Ada sejumlah orang mengaku menjadi korban penipuan," kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Machfud, SH dalam keterangan kepada wartawan, dua hari lalu, di Mapolres.

Menurut Mahcfud, dari keterangan pelapor terungkap bahwa mereka menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku dengan dalih akan dimasukan sebagai pekerja PLTU 3-4, berlokasi di Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya

PLTU 3-4 merupakan pembangkit listrik milik swasta yang saat ini masih dalam pembangunan fisik.

Kasat Reskrim kembali mengimbau warga yang juga merasa menjadi korban dugaan penipuan untuk melapor ke polisi sehingga dapat diusut bersamaan. 

Baca juga: PT Mifa Imbau Masyarakat Waspada Segala Jenis Penipuan

"Dari keterangan pelapor, yang menjadi korban banyak. Kita masih menyelidiki kasus itu," tegasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved