Breaking News:

Aceh Timur

Muspika Peunaron Pacu Vaksinasi Covid-19, Sebanyak 3.133 Warga Sudah Divaksin

"Alhamdulillah sampai Senin 6 Desember 2021 hari ini, sudah 3.133 warga Kecamatan Peunaron yang divaksin, dari target sasaran...

Penulis: Seni Hendri | Editor: Eddy Fitriadi
DOK Muspika Peunaron
Petugas medis melakukan vaksinasi terhadap warga Kecamatan Peunaron, di gerai vaksin Polsek kecamatan setempat, Aceh Timur, Senin (6/12/2021). 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Muspika Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, terus memacu pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat di daerah itu.

"Alhamdulillah sampai Senin 6 Desember 2021 hari ini, sudah 3.133 warga Kecamatan Peunaron yang divaksin, dari target sasaran vaksin 7.856 orang," ungkap Muhammad Arif SSTP, kepada Serambinews.com, Senin (6/12/2021).

Untuk mempercepat vaksinasi mencapai target di kecamatan tersebut, ungkap Arif, pihaknya (Forkopimcam Peunaron), sudah mengeluarkan surat imbauan kepada Keuchik agar mempercepat vaksinasi.

Hal ini juga menindaklanjuti surat dari Pemkab Aceh Timur, untuk mempercepat vaksinasi yaitu setiap harinya desa diharapkan mampu memvaksinasi 100 warga.

Menindaklanjuti surat dari Pemkab Aceh Timur itu, jelas Arif, pihaknya juga telah membuka gerai vaksin di setiap desa di Kecamatan Peunaron, yang terdiri dari 5 desa Desa Arul Pinang, Buket Tiga, Peunaron Baru, Seri Mulya, dan Peunaron Lama.

"Selain membuka gerai vaksin di desa yang vaksinatornya dari Puskesmas Peunaron, gerai vaksin juga dibuka di Polsek Peunaron, agar proses vaksinasi segera mencapai target," ungkap putra kelahiran Ranto Peureulak ini.

Arif mengimbau masyarakat untuk mengikuti imbauan Pemerintah agar mau divaksin, di samping untuk membentuk imunitas tubuh dan mencegah penularan Covid-19, dan ini juga untuk mendukung program pemerintah.

Apalagi saat ini, lanjut Arif, warga yang tercatat sebagai penerima bantuan harus memiliki sertifikat vaksinasi, di antaranya penerima bantuan sosial berupa, BLT, PKH, BPNT, BST dan bantuan lainnya.

Arif tak menyangkal bahwa masih banyak warga tak mau mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin dan mementahkan pentingnya vaksinasi ini untuk kesehatan.

Padahal, Muspika, dan keuchik sudah mensosialisasikannya, tapi masih ada juga warga yang tak mau divaksin.

"Tapi kita akan terus melakukan sosialisasi mengajak masyarakat untuk mau divaksin. Kita berharap, masyarakat tidak hanya antusias mengikuti program pemerintah bersifat bantuan, tapi juga harus mengikuti vaksinasi yang juga merupakan program dari pemerintah," pinta Arif.

Arif merincikan, dari 7.856 orang sasaran vaksin di Kecamatan Peunaron, sebanyak 3.133 orang atau 40 persen sudah vaksin dosis l, dan 1.822 orang atau 23 persen mengikuti vaksinasi dosis ll. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved