Breaking News:

Berita Nagan Raya

Pemkab Nagan Raya Gelar Seminar Pembangunan Kawasan Industri Terpadu

Sesuai RTRW Nagan Raya, Kecamatan Darul Makmur, Tripa Makmur, Tadu Raya, Kuala dan Kuala Pesisir menjadi bagian dari kawasan industri terpadu.

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Dok Bappeda
Rakor pembangunan kawasan industri terpadu untuk Nagan Raya di Aula Bappeda, Kamis (2/12/2021). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya mengadakan rapat koordinasi dan seminar terhadap pembangunan kawasan industri terpadu (KIT).

Kegiatan berlangsung di Bappeda pada Kamis (2/12/2021) lalu dibuka Bupati HM Jamin Idham diwakili Sekda Ardimartha dihadiri pemateri Kepala Bappeda Nagan Raya (T  Kamaruddin SP MSi),  Kabid Pengembangan Industri Agro dan Manufaktur Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh (Ridhwan MDevSc), Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Ir Bambang Suwignyo PhD IPM).

Berikutnya, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Dr Ir Nasrullah MSc), Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/ Bappenas (Ir R Anang Noegroho Setyo Moeljono MEM), Kabid Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Aceh (Rahmadhani M Bus).

Kegiatan yang juga sebagian pemateri dengan aplikasi zoom metting dihadiri sejumlah peserta pejabat lingkup Pemkab Nagan Raya.

Bupati diwakili Sekda ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan, Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu kabupaten di wilayah pesisir barat selatan Aceh yang sedang tumbuh dan berkembang berbagai macam potensi sumber daya alam yang dimiliki.

Terutama pertanian dan peternakan dan mempunyai daya ungkit yang sangat baik untuk meningkatkan nilai tambah masyarakat apabila dikelola dengan optimal, terkendali dan berkelanjutan.

"Nagan Raya memiliki luas lahan perkebunan kepala sawit yang terbesar di Aceh dengan total luas lahan 119.499,5 hektare. Selain itu, dari 25 unit pabrik minyak kelapa sawit di barat selatan sebanyak 11 unit di Nagan Raya," ujarnya.

Sesuai dengan RTRW Nagan Raya bahwa Kecamatan Darul Makmur, Tripa Makmur, Tadu Raya, Kuala dan Kuala Pesisir merupakan satu kesatuan bagian dari kawasan industri terpadu.

Baca juga: BERITA POPULER - Asmaul Husna Tak Mau Dicap Anak Durhaka, Toke Awi Mundur, Ada Pemutihan Pajak

Baca juga: Panglima TNI dan Kasad Kirim Karangan Bunga Untuk Sertu Anumerta Putra Rahaldi di Simeulue

Menurut Bupati, perioritas awal pengembangan kawasan industri terpadu Nagan Raya adalah pembangunan industri peternakan terpadu, refinery CPO-PKO dan pelabuhan CPO-PKO.

"Rencana pembangunan kawasan industri terpadu Nagan Raha akan memberikan banyak keuntungan bagi daerah, antara lain dalam upaya meningkatkan nilai tambah sektor pertanian dan perkebunan, penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan serta mendorong pertumbuhan ekonomi Nagan Raya," jelasnya.

Pemkab Nagan Raya berharap Pemerintahan Aceh dan Pemerintah Pusat menjadikan pembangunan kawasan industri terpadu sebagai perioritas pembangunan nasional.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved