Jumat, 15 Mei 2026

Berita Aceh Tengah

DKP Aceh Gelar Rakor di Takengon, Ini yang Mereka Bahas, Benih Ikan Ditebar ke Laut Tawar

Rakor ini di aula Hotel Renggali, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (8/12/2021).

Tayang:
Penulis: Mahyadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, bersama Kepala DKP Aceh, Aliman, serta sejumlah pejabat setempat, melakukan penebaran benih ikan di Danau Lut Tawar, Aceh Tengah, Rabu (8/12/2021) 

Rakor ini di aula Hotel Renggali, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (8/12/2021).

Laporan Mahyadi  - Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menggelar rapat koordinasi atau Rakor Penggelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan, Perikanan Perairan Umum Daratan (PUD). 

Rakor ini di aula Hotel Renggali, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (8/12/2021).

Rakor tersebut, diikuti para pejabat dari dinas perikanan se-Provinsi Aceh, dengan menghadirkan narasumber Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS.

“Salah satu fokus dalam rakor ini membahas tentang perairan umum daratan (PUD) karena Aceh Tengah, memiliki danau terbesar di Provinsi Aceh,” kata Kepala DKP Aceh, Aliman S Pi M Si.

Apalagi, Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, memiliki Danau Lut Tawar, sehingga untuk pengelolaannya ke depan bisa lebih baik lagi, terutama di sektor perikanan.

“Tentu, kita harapkan untuk ikan endemi yang hidup di Danau Lut Tawar (Laut Tawar), bisa terjaga keberlangsungannya,” ungkapnya.

Aliman mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak DKP Aceh, potensi perikanan di Danau Lut Tawar, sangat baik.

Tetapi sebagian populasinya mulai berkurang lantaran adanya penangkapan oleh para nelayan.

“Ini lah yang kita diskusikan sehingga melalui forum ini akan ada solusi,” kata Aliman.

Di sisi lain, kata Aliman, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Tengah, berupaya akan menghadirkan pengelola adat di kawasan danau. 

"Goalnya ke depan, upaya dalan penyematan Danau Lut Tawar, khususnya untuk ikan endemi seperti ikan depik," katanya. 

Kepala DKP Aceh ini menambahkan kondisi perikanan secara umum di Provinsi Aceh sangat baik, sehingga perlu ada dorongan agar potensi perikanan bisa diekspor langsung dari Aceh.

“Makanya, kami juga mengundang para investor, agar bisa membangun could storage di Aceh,” jelasnya.

Dengan adanya could storage, ikan-ikan yang berasal dari Aceh, bisa tertampung sehingga dari sisi harga jual dapat terjaga dengan baik.

“Harapan kita, di masa yang akan datang ikan kita tidak lagi di ekspor dari Sumatera Utara, tetapi bisa langsung dikirim dari Aceh, ke beberapa negara tujuan ekspor,” tuturnya.

Berkaitan dengan potensi sumberdaya perairan umum darat, Provinsi Aceh, memiliki beberapa aliran sungai, waduk, danau, rawa, dan genangan air seluas 63.079 hektar yang tersebar di 23 kabupaten/kota.

Potensi sumber daya ikan di kawasan PUD terdapat beberapa jenis ikan endemik seperti ikan depik, kerling, luloh, udang galah serta berapa jenis lainya.

Sementara itu, kegiatan rakor tersebut, juga dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Teddy Sofyan, perwakilan Kapolres, Sekda Subhandhy AP M Si.

Kegiatan tersebut, juga dirangkai dengan penebaran berbagai jenis ikan air tawar ke Danau Lut Tawar. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved