Breaking News:

Salam

Narkoba Merajalela, Qanun Narkotika Bisa Membantu

Jajaran Polda Aceh kembali menggagalkan peredaran 133 kilogram narkoba jenis sabu-sabu oleh anggota sindikat internasional di Aceh Timur

Editor: bakri
Serambinews.com/Subur Dani
Konferensi pers pengungkapan 133 kg sabu-sabu di Mapolda Aceh, Senin (6/12/2021) 

Jajaran Polda Aceh kembali menggagalkan peredaran 133 kilogram narkoba jenis sabu-sabu oleh anggota sindikat internasional di Aceh Timur, Jumat (3/12/2021).

Tiga hari sebelumnya (30/11/2021), Polda Aceh juga menyita 100 kg sabu-sabu di kawasan Kabupaten Tamiang.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH MM, menjelaskan, petugas menemukan sabu-sabu 133 kilogram itu antara lain dalam mobil depan salah satu rumah kawasan Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

Rumah tersebut, dihuni B alias Dedek dan ia menjadi satu-satunya tersangka yang berhasil diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut.

B berperan sebagai penerima barang.

"Setelah menangkap B, tim menggeledah mobil yang dicurigai tersebut.

Hasilnya, ditemukan barang bukti berupa tiga karung goni tepung terigu berisi 60 bungkus teh Cina merk Guanyinwang, di dalamnya kristal putih dan dipastikan narkotika jenis sabu," jelas jenderal bintang dua tersebut.

Setelah diinterogasi, B mengaku masih ada empat karung goni dengan isi yang sama di rumahnya.

Benar saja, petugas menemukan empat karung berisi 73 bungkus teh Cina dengan merk yang sama berwarna hijau yang ternyata di dalamnya juga sabu-sabu.

"Tersangka B mengaku bahwa keseluruhan narkotika jenis sabu tersebut adalah milik saudara C yang disimpan di rumahnya atas perintah saudara C yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) bersama seorang lainnya berinisial F.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved