Video
VIDEO VIRAL Polisi Dikeroyok di Depan Istrinya saat Bubarkan Balap Liar
Pengeroyokan itu dilakukan di depan istri korban berinisial S dan sejumlah anggota keluarganya.
Penulis: Samsul Idris | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM -Video yang memperlihatkan seorang polisi dikeroyok saat bubarkan balap liar di Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial.
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, video diunggah sejumlah akun Instagram, seperti @merekamjakarta.
Dalam unggahan terlihat beberapa seorang pria berseragam Polri tengah dikerumuni sejumlah orang.
Ia lalu dibawa dan dipukuli oleh para pelaku.
Baca juga: VIDEO - Viral Penjual Waffle Raup Omzet Rp 2 Juta Sehari, Pernah Diremehkan
Sementara, hingga Rabu (8/12/2021), video ini sudah ditonton lebih dari 34 ribu kali dan menuai ratusan komentar dari warganet.
Belakangan terungkap pria berseragam Polri dalam video bukanlah polisi gadungan.
Ia bernama Brigadir Irwan Lombu, bertugas di Satuan Sabhara Polres Tangerang Selatan.
Baca juga: VIDEO Viral Suami Istri Keliling 25 Negara Naik Motor, Habiskan Ratusan Juta untuk Tiba Kota Tujuan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan kronologi kejadian.
Brigadir Irwan Lombu berusaha membubarkan aksi balapan liar di di Bundaran Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021) dini hari.
"Korban berinisiatif mengambil salah satu kunci motor untuk membubarkan balap liar," kata Zulpan, dikutip dari TribunJakarta.com.
"Namun sekelompok orang tidak dikenal tersebut melakukan penyerangan terhadap korban dengan meneriaki korban polisi gadungan," tambahnya.
Pengeroyokan itu dilakukan di depan istri korban berinisial S dan sejumlah anggota keluarganya.
Baca juga: VIDEO Viral Detik-detik Marinir TNI AL Bentrok dengan Anggota Raider TNI AD di Batam
Usai kejadian, pihak kepolisian berhasil menangkap 2 pelaku utama beberapa jam usai videonya viral," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, dikutip dari TribunJakarta.com.
"Saat ini para pelaku sudah diamankan. Kita periksa dulu," ucapnya.
Sumber : (Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)