Breaking News:

Haba Kampus

Dosen Fikom Umuslim Sosialisasikan Teknologi IoT Bagi Peternak Bebek

Program pengabdian ini dilaksanakan tim dosen untuk membantu peternakan bebek yang dikelola karang taruna desa Seuneubok...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas Umuslim
Dosen Fikom Umuslim, Peusangan, Bireuen, Kamis (09/12/2021) lakukan pendampingan bagi peternak bebek binaan karang taruna di Desa Seuneubok Aceh, Peulimbang, Bireuen. Sosialisasi bagi kelompok peternak tentang teknologi Internet of Things (IoT). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejumlah dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Kamis dan Jumat (09-10/12/2021) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat khususnya peternak bebek binaan karang taruna di Desa Seuneubok Aceh, Peulimbang, Bireuen.

Sosialisasi bagi kelompok peternak  bebek Karang Taruna Anak Desa (Andes)  tentang teknologi Internet of Things (IoT).

Ketua Karang Taruna  Bireuen, Drh Murdani kepada Serambinews.com, Jumat (10/12/2021) mengatakan, kehadiran mereka bersama tim dosen Fikom Umuslim, untuk memberikan motivasi dan memfasilitasi program pengabdian yang dilaksanakan tim dosen untuk membantu peternakan bebek yang dikelola karang taruna desa Seuneubok Aceh.

Menurutnya tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat dosen Fikom memberikan pemahaman kepada anggota KT terkait teknologi yang dapat dikembangkan dalam hal pemberian pakan, monitoring kondisi ternak, pengatur penghangat kendang  yang semuanya dapat dilakukan melalui jaringan Internet of Things.

Munar MKom selaku ketua tim pengabdian mengatakan, tujuan kegiatan  dilaksanakan untuk memperkenalkan teknologi Internet of Things sebagai salah satu teknologi di era Revolusi Industri 4,0.

Baca juga: DKP Aceh Besar Gelar Sosialisasi Pendaftaran Kapal Perikanan bagi Nelayan Tangkap

Baca juga: Muspika Peudada Fasilitasi Vaksinasi Bagi Penerima Bansos di BSI

Menurutnya, teknologi Internet of Things saat ini banyak diterapkan dalam sektor pangan seperti pertanian dan peternakan, jadi sangat layak dikembangankan pada usaha yang dijalankan KT Seuneubok Aceh.

Menurutnya dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Umuslim, sebelumnya  pernah menerapkan teknologi Internet of Things pada kebun hidroponik di satu desa  Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, jelasnya.

Hasil observasi lapangan bahwa ternak bebek sangat rentan mati pada usia 1-20 hari, dikarenakan suhu dingin, terutama di malam hari, oleh karena itu diperlukan penghangat yang bersumber dari lampu listrik yang dipasang di kandang bebek.

Dari permasalahan tersebut akan dilakukan implementasi teknologi berfokus kepada penghangat kandang dan pengontrol pakan berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dengan menggunakan solar cell (tenaga surya).

Ketua Karang Taruna Andes, Desa Seuneubok Aceh, Peulimbang Mursalin SPd kepada Serambinews.com,  Jumat (10/12/20210 mengatakan, kelompok peternakan  binaan KT dengan usaha peternakan bebek pedaging, usaha tersebut baru tiga bulan berjalan dengan jumlah bebek 1500 ekor.

“Kami masih sangat awam terhadap ilmu peternakan dan manajemen pengelolaan, kami sangat mengharapkan binaan, bantuan dan dukungan tentang hal tersebut dari semua pihak” harap Mursalin selaku ketua Karang Taruna apalagi dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved