Selasa, 19 Mei 2026

Internasional

Austria Akhiri Lockdown Bagi Orang DIvaksin Covid-19, Tanpa Vaksin Tetap Dilarang Keluar Rumah

Pemerintah Austria mengakhiri pembatasan penguncian nasional bagi orang yang divaksinasi pada Minggu (12/12/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP/Lisa Leutner
Akibat lockdown, restoran ditutup dan kursi diblokir di Wina, Austria pada 30 November 2021. 

SERAMBINEWS.COM, WINA - Pemerintah Austria mengakhiri pembatasan penguncian nasional bagi orang yang divaksinasi pada Minggu (12/12/2021).

Atau tiga minggu setelah menerapkan kembali aturan ketat untuk memerangi gelombang virus Corona yang meningkat.

Aturan itu bervariasi menurut wilayah masing-masing, khususya kasus Covid-19.

Tetapi, memungkinkan pembukaan kembali teater, museum, dan tempat budaya dan hiburan lainnya pada Minggu (12/12/220).

Tetapi, pertokoan dan pusat perbelanjaan akan dibuka kembali pada Senin (13/12/2021).

Dilansir AP, beberapa daerah membuka kembali restoran dan hotel pada Minggu ()12/12/2021).

Tetapi, beberapa daerah lain harus menunggu hingga akhir bulan ini.

Dalam semua kasus, akan ada jam malam jam 11 malam untuk restoran.

Baca juga: Austria Lockdown Warga Tanpa Suntikan Vaksin Covid-19

Kemudian, masker masih akan diperlukan di transportasi umum dan dalam toko serta ruang publik.

Kanselir Austria, Karl Nehammer pekan lalu menyebut langkah itu sebagai pembukaan dengan sabuk pengaman.

Dia memberikan masing-masing kemampuan dari sembilan wilayah Austria untuk melonggarkan atau memperketat pembatasan berdasarkan situasi lokal.

Orang yang tidak divaksinasi masih akan tunduk pada pembatasan penguncian dan harus tetap di rumah.

Kecuali untuk beberapa alasan tertentu, seperti membeli bahan makanan, pergi ke dokter atau berolahraga.

Sejak dimulainya penguncian, jumlah kasus baru telah anjlok di negara kecil Alpen itu.

Baca juga: Dokter Bedah di Austria Didenda Rp 43,8 Juta karena Salah Amputasi Kaki Pasien

Pada Jumat (10/12/2021), Austria melaporkan 367,5 kasus baru per 100.000 penduduk, turun dari 1.102,4 pada hari pertama penguncian di November 2021.

Namun, rawat inap akibat virus belum turun setajam jumlah kasus baru.

Saat ini ada 567 pasien virus Corona di unit perawatan intensif di seluruh negeri.

Hanya sedikit turun dari 572 pada hari pertama penguncian bulan lalu.

Pejabat Austria telah menekankan tingkat vaksinasi yang tinggi diperlukan untuk mengendalikan virus.

Hanya 67,7% dari populasi yang divaksinasi lengkap, tingkat yang relatif rendah untuk Eropa Barat.

Pemerintah telah memperkenalkan langkah-langkah untuk meningkatkan tekanan pada individu yang tidak divaksinasi untuk mendapatkan vaksin.

Di antara langkah-langkah itu, mandat vaksin nasional, yang akan mulai berlaku pada Februari 2022 untuk semua penduduk berusia 14 tahun ke atas.

Mereka yang tidak mematuhi akan menghadapi denda hingga 3.600 euro, sekitar $4.000.

Baca juga: Gelar Aksi Kemanusiaan, Pelari Asal Austria Kirim Satu Juta Liter Air Bersih ke Sumba Timur

Sementara, puluhan ribu orang telah memprotes di seluruh negeri dalam beberapa pekan terakhir.

Mereka menolak pembatasan penguncian dan mandat vaksin yang akan datang.

Polisi mengatakan demonstrasi pada Sabtu (11/12/2021) di ibu kota, Wina, menarik 44.000 orang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved