Breaking News:

Info Singkil

Busana Etnik Epen Buaya Aceh Singkil Jadi Juara, Emma: Kami Daftarkan Jadi Hak Kekayaan Intelektual

"Asli dan murni budaya Acah Singkil, baru pertama kali ditampilkan dalam perlombaan dan menjadi juara," kata Emma Malini saat HUT Ke-22 Dharma Wanita

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Dok DWP Aceh Singkil
Ketua Dharma Wanita Aceh Singkil, Ny Emma Malini Azmi mengenakan busana etnik epen buaya Aceh Singkil. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Busana etnik epen (gigi) buaya dari Kabupaten Aceh Singkil, menjadi juara pada perlombaan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Aceh 2021. 

Busana etnik itu digali Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Singkil dari berbagai motif daerah warisan tradisional para leluhur.

Motif tersebut lantas dipadupadankan dengan kerajinan tradisional masyarakat Aceh Singkil.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Singkil, Ny Emma Malini Azmi mengatakan, busana etnik motif epen buaya murni merupakan budaya Aceh Singkil

Motif tersebut juga tampil dalam perlombaan untuk pertama kali.

"Asli dan murni budaya Acah Singkil, baru pertama kali ditampilkan dalam perlombaan dan menjadi juara," kata Emma Malini saat HUT Ke-22 Dharma Wanita tingkat Kabupaten Aceh Singkil, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Kios Pusat Jajanan Masyarakat Aceh Singkil Banyak Kosong, Fasilitas tak Terawat

Menurut Emma, busana etnik tersebut merupakan kekayaan intelektual sehingga harus segera dilindungi. 

Untuk itu, pihaknya segera mendaftarkan busana etnik epen buaya sebagai Hak Kekayaan Intelektual (Haki) asal Kabupaten Aceh Singkil ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 

"Mohon dukungannya, kami daftarkan busana etnik epen buaya menjadi Hak Kekayaan Intelektual asal Aceh Singkil agar tidak diklaim daerah lain," ujarnya. 

Emma juga dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Aceh Singkil, Atmah Dulmusrid atas dukungannya, sehingga busana etnik epen buaya meraih juara. 

Sementara itu Ketua Dekranasda Aceh Singkil, Atmah Dulmusrid mengatakan, busana etnik epen buaya digali dari budaya warisan leluhur Aceh Singkil

"Saya sampaikan selamat kepada Ketua DWP Aceh Singkil yang langsung peragakan busana epen buaya," ucap Atmah. 

Baca juga: Masih Ingat Bu Minyeuk di Pinggir Sawah, Kali Ini Dilombakan Oleh Dharma Wanita 28 SKPK Aceh Barat

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid yang hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan, mendukung busana etnik epen buaya didaftarkan menjadi Hak Kekayaan Intelektual. 

"Walau daerah kita memiliki keterbatasan tapi tidak mengurangi semangat berkarya," ujar Bupati Dulmusrid.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved