Breaking News:

Salam

Pengelolaan Dana Gampong, Butuh Keuchik yang Cerdas

Kakanwil Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi, SE, MEC, PHD, mengingatkan kepada gampong-gampong y

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala Inspektorat Pidie, Mustafa Kamal, menerima slip penerimaan dana gampong di Kantor Kejari Pidie beberapan bulan lalu. 

Kakanwil Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi, SE, MEC, PHD, mengingatkan kepada gampong-gampong yang belum mencairkan dana desa 2021 tahap III sebesar 20 persen lagi, agar segera mempersiapkan kelengkapan pencairannya.

“Setelah selesai dibuat segera kirimkan ke DPMG Kabupaten/Kota untuk dilanjutkan proses pencairannya ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) daerah setempat.

” Pada tahun 2021, Aceh mendapat alokasi dana desa sebesar Rp 4,98 trilliun.

Dana itu sudah disalurkan kepada 6.497 gampong di Aceh.

Hingga 7 Desember 2021, realisasinya mencapai 94 persen.

Diharapkan, sisa dana desa sekitar 20 persen lagi bisa dicairkan sebelum tanggal 20 Desember 2021, karena itu merupakan tanggal terakhir pencairan dana desa.

Untuk tahun anggaran 2022, total dana desa/gampong yang diterima Aceh Rp 4,6 triliun.

Dalam pidato pengarahannya beberapa waktu lalu, Gubernur Nova Iriansyah mewanti-wanti jajaran terkait agar segera memproses persiapan kegiatannya.

Dengan demikian dana desa tahap I 2022 sebesar 40 persen, diharapkan bisa dicairkan Januari 2022.

Harus diingat pula, mulai bahwa mulai tahun 2022, alokasi dana desa ditetapkan Kementerian Keuangan, tidak lagi oleh kabupaten/kota.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved