Berita Aceh Utara
Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Ibu di Aceh Utara Bacok Anak Kandung
Kejadian tersebut berawal ketika korban MD pulang ke rumah untuk memberikan nasi bungkus kepada ibu kandungnya.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Seorang pria berinisial MD (25) warga Desa Meunasah Geudong Kecamatan Baktiya, Aceh Utara pada Kamis (16/12/2021), dibacok ibu kandungnya, NR (40) yang diduga mengalami gangguan jiwa.
Akibat kejadian tersebut pemuda tersebut mendapat luka serius di bagian kepalanya, sehingga harus mendapat jahitan.
Ternyata berdasarkan keterangan medis di Puskesmas Baktiya, Sang Ibu mengalami gangguan jiwa sejak 2018. Peristiwa itu terjadi saat MD membawa pulang nasi bungkus untuk diberikan kepada ibunya.
“Korban masih sadarkan diri, tapi ia mengalami luka yang serius di bagian kepala sebelah kiri,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal MM melalui Kapolsek Baktiya Ipda Sadly, kepada Serambinews.com, Kamis (16/12/2021).
Setelah kejadian tersebut korban dibawa warga untuk mendapat pertolongan medis. “Ada belasan jahitan dari luka bacok parang yang diayunkan oleh Ibu Kandungnya,” ujar Ipda Sadly.
Disebutkan Kapolsek Baktiya, Kejadian tersebut berawal ketika korban MD pulang ke rumah untuk memberikan nasi bungkus kepada ibu kandungnya.
Kemudian tiba-tiba NR langsung mengambil sebilah parang dan tanpa alasan langsung membacok MD dibagian kepala. Beruntung kemudian korban berhasil menyelamatkan dirinya.
Menurut keterangan petugas medis, NR memiliki riwayat gangguan jiwa yang tercatat di Puskesmas Baktiya dari tahun 2018.
“Setelah kejadian tersebut kemudian NR dibawa ke Puskesmas Baktiya untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Ipda Sadly.(*)
Baca juga: Topan Rai Terjang Filipina, Pemerintah Lakukan Evakuasi Besar-besaran
Baca juga: Nia Ramadhani Ungkap Pertama Kali Kenal Sabu dari Rekan Artis Saat Syuting Sinetron Tahun 2006
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ibuyangbacokanak.jpg)