Berita Bireuen
Pendopo Bupati Bireuen Dipenuhi Barang Purbakala dan Sejarah, Resmi Menjadi Museum
Pendopo Bupati Bireuen yang dipenuhi beragam barang purbakala dan antik resmi dijadikan museum sejak Senin (20/12/2021) malam.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: M Nur Pakar
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pendopo Bupati Bireuen yang dipenuhi beragam barang purbakala dan antik resmi dijadikan museum sejak Senin (20/12/2021) malam.
Bangunan bersejarah di Bireuen itu juga dijadikan Cagar Budaya Bireuen.
Pendopo itu selama ini menjadi tempat menerima tamu dan juga melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan.
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi menjelaskan pendopo ini merupakan peninggalan sejarah, bangunan Meuligoe yang dibangun sekitar tahun 1934.
Dia menjelaskan kepastian tahun dibangun dikaitkan dengan Surat Keputusan Vander Guevernement General Van Nederland Indie tertanggal 7 September 1934.
Baca juga: Peringati Hari Ibu, Pegawai RSUD dr Fauziah Bireuen Kenakan Gaun Kebaya
Surat tersebut berisikan pembagian Afdeeling Noord Kust van Aceh (Kabupaten Aceh Utara) dalam tiga kewedanaan, salah satu Onder Afdeeling Bireuen.
Setelah kemerdekaan Indonesia, bangunan ini menjadi rumah dinas Kolonel Husein Yusuf Panglima Divisi X Komandemen Sumatera, Langkat dan Tanah Karo.
Dia berharap dengan kehadiran museum Pendopo Bireuen ini, dapat menjadi sarana atau media edukasi.
Terutama edukasi sejarah, pengetahuan bagi seluruh masyarakat Aceh, khususnya Bireuen serta generasi muda, supaya tidak melupakan sejarah, katanya.
Dia menjelaskan pendopo ini juga sebagai ikon Kabupaten Bireuen yang telah berusia lebih 50 tahun.
Baca juga: Muspika Jangka Bireuen Gencar Vaksinasi, Setiap Hari Empat Gampong
Penetapan sebagai museum dan cagar budaya, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bireuen Nomor: 561 Tahun 2020.
"Saya memberi apresiasi sebesar-besarnya kepada Disdikbud Bireuen," katanya.
Ditambahkan, bersama Bidang Kebudayaan serta lintas sektoral lainnya yag telah menginisiasi lahirnya Museum Pendopo Bireuen ini.
Dia menyatakan akan mengajukan anggaran ke Kemendikbud RI untuk dilakukan renovasi.
"Semoga pemberitaan peresmian ini terbaca oleh Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
"Bapak bangsa kita pernah ada disini dan mengumandangkan kemerdekaan Indonesia dari Bireuen," kata Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi.(*)
Baca juga: VIDEO - Tenaga Medis dan Non Medis RSUD Bireuen Merangkai Bunga Pada Peringatan Hari Ibu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pendopo-bupati-bireuen-jadi-museum.jpg)