Breaking News:

Opini

Tenggelam dalam Keputusasaan Lingkungan

Bulan Desember 2021 – hingga Februari 2022 bisa dipastikan Aceh kembali “tenggelam” dalam banjir

Editor: bakri
Tenggelam dalam Keputusasaan Lingkungan
IST
Teuku Kemal Fasya, Dosen Antropologi Universitas Malikussaleh.Ikut mengembangkan perkuliahan Antropologi Ekologi

Oleh Teuku Kemal Fasya, Dosen Antropologi Universitas Malikussaleh.Ikut mengembangkan perkuliahan Antropologi Ekologi

Bulan Desember 2021 – hingga Februari 2022 bisa dipastikan Aceh kembali “tenggelam” dalam banjir.

Tentu bukan maksud meminta doa buruk, tapi melihat siklusnya, akan ada banjir dan longsor lagi pada tahun ini.

Apalagi gelombang La Nina pada tahun ini telah terjadi sehingga membentuk curah hujan lebih banyak.

Namun penting bagi kita mendefinisikan bencana itu sebagai non-bencana alamiah (natural disaster).

Pertama, banjir, kekeringan, dan longsor bukan bencana yang bagian dari misteri dari Tuhan, layaknya gempa tektonik dan vulkanik, erupsi merapi, dan tsunami.

Bencana kedua sama sekali tidak bisa dipastikan kehadirannya.

Badan Metereologi dan Geofisika hanya membuat taksiran berdasarkan ceruk impitan bumi karena Indonesia berada di lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik.

Namun kapan dan dimana bencana itu hadir benar-benar menjadi mysterium tremendum et fascinans dari Allah sang Pencipta segala kemungkinan.

Berbeda dengan banjir, kebakaran, kekeringan, dan longsor yang disebut sebagai bencana ulah manusia (man made disaster).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved