Selasa, 28 April 2026

17 Tahun Tsunami

Bupati Bireuen Terharu Kenang Bencana Gempa dan Tsunami Aceh 26 Desember 2004

Selain Muzakkar, puluhan kaum ibu dan bapak juga larut saat doa dan zikir bersama. Refleksi peringatan tsunami yang dilaksanakan Dinas Syariat Islam B

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/YUSMANDIN IDRIS
Muzakkar A Gani SH MSi memberi santunan kepada 100 orang lebih anak yatim pada refleksi peringatan 17 tahun musibah tsunami di Masjid Agung Bireuen, Minggu (26/12/2021). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Mata Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi terlihat berkaca-kaca saat menyampaikan sambutan refleksi 17 tahun musibah tsunami Aceh di masjid
Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Minggu (26/12/2021).

Dengan teks pidato di tangan, Muzakkar mengisahkan dalam musibah tersebut ada 29 orang keluarga dekatnya meninggal dunia dalam musibah tersebut. Muzakkar terdiam beberapa detik, kemudian melanjutkan sambutan dan tidak melihat lagi teks pidato dan terlihat matanya berkaca-kaca, sambutannya juga terputus-putus.

“Musibah tsunami adalah salah satu musibah besar di Aceh hendaknya menjadi pelajaran dan meningkatkan keimanan kita, semoga korban tsunami mendapat tempat yang layak,” ujarnya.
Muzakkar dengan nada terputus-putus mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Bupati Bireuen mengajak masyarakat Bireuen dimana peringatan 17 tahun musibah tsunami hendaknya menjadi konsolidasi untuk membangun kekuatan secara kolektif dalam menghadapi segala fenomena.

“Apakah itu bencana, musibah non alam, maupun wabah virus corona, harus kita jadikan pengalaman dan pelajaran berharga. Mari rapatkan barisan dan bergandengan tangan menghadapi semuanya dengan bersama-sama menuju kesejahteraan dan keselamatan bersama,” ujar Muzakkar.

Seorang Warga Nagan Raya Ditebas dengan Parang, Berawal Saling Adu Mulut

Selain Muzakkar, puluhan kaum ibu dan bapak juga larut saat doa dan zikir bersama. Refleksi peringatan tsunami yang dilaksanakan Dinas Syariat Islam Bireuen dihadiri berbagai kalangan mulai dari unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala dinas, dan sejumlah camat. Selain itu hadir juga ratusan kaum ibu, para santri dan juga pegawai termasuk masyarakat Bireuen.

Amatan Serambinews.com, para kaum ibu larut dalam zikir dan doa bersama yang dipimpin Abah Khalili dari Jeunieb Bireuen. Beberapa kaum ibu juga terlihat sedih mengenang musibah 17 tahun lalu, sebagian duduk menyendiri larut dengan zikir dan doa.

Angka Vaksin di Aceh Terus Melonjak, Sudah 2.171.315 Orang Masyarakat Aceh Divaksin

Rangkaian peringatan atau refleksi musibah tsunami dirangkai dengan beberapa kegiatan lainnya mulai dari pelantikan UPTD Masjid Agung, santunan terhadap 100 orang lebih anak yatim dan juga menyerahkan satu unit mobil operasional masjid agung untuk imum syikh.

Kadis Syariat Islam Bireuen Anwar S Ag MAP mengatakan, kegiatan refleksi atau mengenang musibah tsunami dihadiri berbagai kalangan dirangkai dengan beberapa kegiatan lainnya. Panitia menghadirkan Tgk Adnan Yahya S Kom I MPd sebagai penceramah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved