Breaking News:

Berita Kutaraja

Pagu DAK Fisik Aceh Tahun 2021 Rp 2,5 Triliun Serapan Rp 2,3 Triliun, Masuk Peringkat 10 Nasional

Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Aceh hingga 23 Desember 2021, mencapai Rp 2,3 triliun atau 94,3 persen dari pagu sebesar Rp 2,5 triliun.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
hand over dokumen pribadi
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendarahaan (DJPb) Aceh, Syafriadi 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Aceh hingga 23 Desember 2021, mencapai Rp 2,3 triliun atau 94,3 persen dari pagu sebesar Rp 2,5 triliun.

Namun, apabila dibandingkan dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,4 triliun, maka prosentase serapan anggarannya mencapai 99,44 persen.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Aceh, Syafriadi dalam pesan tertulisnya kepada Serambinews.com, Minggu (26/12/2021).

Menurut Syafriadi, hal ini menunjukkan DAK Fisik di Aceh secara nilai kontrak telah terserap secara optimal.

Kakanwil DJPb Aceh menjelaskan, bahwa capaian realisasi DAK Fisik Aceh berada di peringkat ke-10 nasional, berdasarkan persentase penyerapan yaitu sebesar 94,36 persen.

Namun apabila dilihat berdasarkan jumlah penyerapan DAK Fisik yaitu sebesar Rp 2,388 triliun, maka Aceh berada di peringkat pertama nasional.

Baca juga: Realisasi DAK Fisik Tahun 2021 Kabupaten Bener Meriah Sebesar 45,79 Persen atau Rp 40,27 Miliar 

Tingkat penyerapan DAK Fisik yang cukup tinggi di Aceh tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Lanjut Syafriadi, DAK Fisik merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah tertentu.

Tujuannya untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Seperti pada sector kesehatan, pendidikan, dan infastruktur ekonomi berkelanjutan.

Syafriadi menambahkan, apabila dibandingkan dengan realisasi 2020 sebesar Rp 1,816 triliun atas 92,95 persen dari pagu, maka realisasi 2021 lebih baik.

Oleh karena itu, Syafriadi berharap bahwa kinerja penyerapan DAK Fisik 2022 dengan alokasi sebesar Rp 1,985 triliun dapat lebih meningkat.

Baca juga: Realisasi Dana Desa Tinggi, DAK Fisik Rendah

“Apabila ini tercapai, maka tujuan DAK Fisik Tahun 2022 yaitu meningkatkan pemerataan kuantitas  dan kualitas layanan publik antar-daerah dapat terwujud,” tukas Syafriadi.

Lebih rinci, Syafriadi menjabarkan, beberapa kebijakan DAK Fisik Tahun 2022 antara lain: 1) melanjutkan penguatan fokus kegiatan DAK yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

2) melanjutkan penguatan atas pemerataan layanan dan penyediaan infrastruktur dasar di daerah.

3) mendukung pemulihan UMKM dan Koperasi, dan 4) mempertajam penentuan lokasi prioritas berbasis sektoral dan regional.

Untuk mencapai kinerja penyerapan DAK Fisik yang lebih baik lagi di tahun 2022, dapat dilakukan langkah-langkah yang mendukung.

Seperti percepatan penunjukan pengelola keuangan dan tahapan pengadaan barang dan jasa, melakukan monitoring secara berkala serta memperkuat kerjasama antar kelembagaan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved