Rabu, 22 April 2026

Pencegahan dan Mitigasi Perlu Ditingkatkan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, menekankan tentang perlunya peningkatan

Editor: hasyim
FOTO: HUMAS PEMERINTAH ACEH
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan istri Dyah Erti Idawati, berdialog dengan warga saat berkunjung ke Museum Tsunami Aceh di Banda Aceh, Minggu (27/12/2021). 

* Peringatan 17 Tahun Gempa dan Tsunami

* Gubernur Ziarah ke Kuburan Massal Ulee Lheue

BANDA ACEH - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, menekankan tentang perlunya peningkatan upaya pencegahan dan mitigasi. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan melalui tayangan video pendek pada peringatan 17 tahun gempa dan tsunami Aceh yang berlangsung di kompleks Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Minggu (26/12/2021).

"Upaya pencegahan dan mitigasi perlu ditingkatkan. Tidak hanya dengan pemutakhiran teknologi, namun juga pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan melalui koordinasi yang solid, baik dari pemerintah dan elemen masyarakat untuk sama-sama mengkampanyekan sadar bencana sebagai upaya edukasi dan literasi kebencanaan," katanya.

Dengan demikian, ujar Sandi, masyarakat lebih siap dan tahu bagaimana harus bertindak dan menghadapi peristiwa atau bencana.

Gempa dan tsunami Aceh saat itu, menurutnya, menjadi momentum timbulnya semangat solidalitas dan kolaborasi seluruh elemen bangsa berjuang mengatasi tantangan ini.

"Mari kita munculkan kembali semangat itu untuk berjuang mengatasi krisis multi dimensi, bencana-bencana yang dihadapi bangsa Indonesia, baik alam seperti gempa, longsor, banjir dan lain-lain, maupun nonalam seperti pandemi Covid-19," pesannya.

Peringatan 17 tahun gempa dan tsunami di kompleks Pelabuhan Ulee Lheue kemarin diisi dengan doa bersama dan tausiah dari Ustad Ir Faizal Ardiansyah.

Ribuan orang yang hadir larut dalam doa bersama tersebut. Di antara yang hadir termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani ikut hadir.

Peringatan tsunami itu digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang dirangkai dengan pameran foto tsunami oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh.

Acara juga diisi dengan sejumlah penampilan syair hikayat Aceh, pantomim dan beberapa talenta lainnya untuk mengenang tsunami.

Ridwan Kamil dalam sambutannya mengenang jika 17 tahun lalu, ketika tsunami Aceh menerjang Aceh, semuanya merasa sedih, termasuk Jawa Barat. Ia mengaku memiliki hubungan yang erat dengan Aceh, karena ia ikut terlibat dalam rehabilitasi rekonstruksi Aceh dengan mendesain Museum Tsunami Aceh.

Sementara Gubernur Aceh Nova Iriansyah berharap setelah 17 tahun Tsunami, Aceh terus bangkit untuk menjadi lebih maju.

                                                                                                            Ziarah

Gubernur dan unsur Forkopimda mengawali peringatan tsunami kemarin dengan menziarahi kuburan massal di Ulee Lheue.

Selain Nova, juga hadir Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Muhammad Hasan, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Asisten I Sekda Aceh, serta beberapa kepala SKPA Pemerintah Aceh.

Dalam ziarah itu, Nova bersama rombongan terlihat berdoa dan melakukan tabur bunga di makam korban tsunami tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berterima kasih kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah, yang telah mengundangnya untuk mengikuti serangkaian kegiatan peringatan 17 tahun Tsunami Aceh.

"Alhamdulillah saya senang sekali diundang oleh pak Gubernur, Pak Nova Iriansyah. Masyarakat Jawa Barat selalu bersaudara erat dengan masyatakat Aceh. Kita bahkan menjaga dan memugar makam Cut Nyak Dhien di Sumedang," kata dia.

Ia juga berkesempatan berdoa di kuburan massal dan menyapa warga yang berziarah. Ridwan Kamil mengatakan, tsunami merupakan kejadian luar biasa. Ia berharap masyarakat Aceh tetap menatap masa depan lebih baik.

Selain itu, Ridwan Kamil juga mengunjungi Museum Tsunami yang kemudian terpilih sebagai museum paling populer di Indonesia. Museum tersebut merupakan bangunan yang ia desain pada tahun 2007 silam.(mas/mun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved