Breaking News:

Berita Banda Aceh

Nektu Pertanyakan Polemik Qanun Bendera Aceh ke Gubernur, Akan Dibuat Pertemuan Khusus

Anggota DPRA dari Partai Daerah Aceh (PDA), Ridwan (Nektu) sempat mempertanyakan Qanun Bendera Aceh ke Gubernur Aceh.

Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
For: Serambinews.com
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan tanggapan pendapat Komisi I dan pendapat akhir fraksi-fraksi di Gedung DPRA, Banda Aceh, Rabu (29/12/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPRA dari Partai Daerah Aceh (PDA), Ridwan (Nektu) sempat mempertanyakan Qanun Bendera Aceh ke Gubernur Aceh.

Hal itu disampaikannya dalam sidang lanjutan pengesahan Rancangan Qanun (Raqan) Prioritas DPR Aceh 2021 di Gedung DPRA, Rabu (29/12/2021).

Saat Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin didampingi tiga wakil, Dalimi (Demokrat), Syafaruddin (Gerindra) dan Hendera Budian (Golkar) ingin mengesahkan empat raqan mendapat interupsi.

Interupsi disampaikan oleh Ridwan (Nektu) untuk meminta penjelaskan Gubernur Aceh tentang polemik Qanun Bendera Aceh.

Dia menyatakan sudah disahkan, tapi belum bisa diberlakukan di Aceh.

Menanggapi interupsi itu, Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah mengatakan forum sidang paripurna ini tidak membahas soal Qanun Bendera Aceh.

Sehingga, dia tidak bisa menjawabnya, tetapi akan dijawab dalam pertemuan khusus nantinya, dimana akan dibuat khusus dan melibatkan pihak lain.

Baca juga: Klarifikasi Kasus Bintang Bulan, Komisi I Minta Pimpinan DPRA Agendakan Pertemuan dengan Kapolda

Sebaliknya, usai gubernur menjawab pertanyaan Nektu, anggota Dewan dari Fraksi Partai Aceh, Tgk Muhammad Yunus juga mengajukan interupsi.

Tetapi, Yunus menyampaikan terima kasih kepda Gubernur Aceh yang sudah menjawab pertanyaan Nektu.

"Kami ingin mengajukan satu lagi pertanyaan kepada Pak Gubernur," ujar Yunus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved