Breaking News:

Berita Banda Aceh

Bank Indonesia Nilai Perekonomian dan Daya Beli Masyarakat Aceh Naik, Ini Indikatornya

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Aceh menilai perekonomian dan daya beli masyarakat Aceh mulai membaik. Hal itu berdasarkan Survei Indeks Keyakinan

Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
DOKUMEN PANITIA
Warga Kecamatan Glumpang Baro, Pidie membeli sembako pada pasar murah di halaman kantor camat setempat, Minggu (22/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Aceh menilai perekonomian dan daya beli masyarakat Aceh mulai membaik.

Hal itu berdasarkan Survei Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) Aceh untuk November dan Desember 2021

Untuk Banda Aceh dan Lhokseumawe, indek tersebut keduanya mengalami kenaikan.

Dimana, IKK naik dari sebesar 107,4 persen menjadi sebesar 117,6 persen dan IKE naik dari 123,3 persen menjadi 131,5 persen.

Kondisi itu menggambarkan daya beli dan perekonomian Aceh maupun nasional, sudah mulai membaik.

"Hal itu berdasarkan penurunan kasus Covid-19 di berbagai daerah Aceh,” kata Kepala Perwakilan BI Aceh, Achris Sarwani, Kamis (30/12/2021).

Dia yang didamping stafnya Yon, Ardi dan Iza menjelaskan survei IKK dan IKE yang dilakukan ini menggunakan 350 responden.

Dimana, berasal dari berbagai profesi dengan rpenghasilan antara Rp 4 – Rp 5 juta/bulan.

Baca juga: Wali Kota Terima Penghargaan dari Bank Indonesia

Dari 350 responden untuk penghasilan dari bulan November sampai Desember 2021, mereka menjawab meningkat.

Pada November 2021, penghasilan masih sekitar sekitar 92,29 persen dari yang direncanakan, artinya belum memuaskan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved