Video
VIDEO Pukat Darat di Simeulue Masih Jadi Andalan Nelayan Tradisional Mencari Rezeki
Dalam sehari, rata-rata nelayan pukat darat di kawasan itu dapat melabuhkan pukat 2-3 kali, tapi juga tergantung cuaca atau kondisi alam.
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Hari Mahardhika
Laporan Sari Muliyasno | Simeulue
SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Nelayan di Kabupaten Simeulue, hingga saat ini masih menggunakan pukat darat untuk mencari rezeki.
Alat tangkap ikan tradisional yang sudah digunakan nelayan selama puluhan tahun itu berada di kawasan pantai Lasikin, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue.
Dalam sehari, rata-rata nelayan pukat darat di kawasan itu dapat melabuhkan pukat 2-3 kali, tapi juga tergantung cuaca atau kondisi alam.
Saban hari, jual beli ikan hasil tangkapan nelayan selalu ditunggu oleh warga maupun moge ikan yang menjual kembali kepada para konsumen.
Untuk harga, berdasarkan pengakuan nelayan setempat, harganya pun bervariasi tergantung jenis ikan yang didapat.(*)
Narator: Ardiansyah
Video Editor: Hari Mahardhika