Breaking News:

Berita Aceh Timur

Banjir Aceh Timur Seret Bocah hingga Hanyut dan Meninggal

"Saat itu Fajri hendak pulang ke rumahnya, tapi ia terseret arus dan satu jam kemudian ditemukan telah meninggal dunia 30 meter dari lokasi dia hanyut

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Banjir Aceh Timur Seret Bocah hingga Hanyut dan Meninggal
Foto Kiriman Faisal
Lokasi Fajri (9) tenggelam terseret arus banjir di Desa Gampong Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Sabtu (1/1/2022).

"Saat itu Fajri hendak pulang ke rumahnya, tapi ia terseret arus dan satu jam kemudian ditemukan telah meninggal dunia 30 meter dari lokasi dia hanyut, " ungkap Faisal. 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Banjir di Aceh Timur,  merenggut korban jiwa seorang anak kecil,
yaitu Fajri (9) warga Desa Gampong Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong,  Aceh Timur.

Menurut keterangan, Faisal, salah satu tokoh masyarakat desa setempat,  saat itu, Fajri bersama sejumlah temannya bermain banjir dan hendak pulang ke rumahnya sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (1/1/2022).

Sementara jalan di depan rumahnya, saat itu sekitar 500 meter tergenang banjir sepaha orang dewasa.

Banjir mulai terjadi di desa itu sejak Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, setelah menerima banjir kiriman dari desa di bagian hulu Kecamatan Banda Alam dan meluapnya arus irigasi. 

"Saat itu Fajri hendak pulang ke rumahnya, tapi ia terseret arus dan satu jam kemudian ditemukan telah meninggal dunia 30 meter dari lokasi dia hanyut, " ungkap Faisal. 

Karena temannya juga masih kecil-kecil, sehingga tidak mampu untuk menolong. 

Saat kejadian, ibu dan ayah si anak di rumahnya sedang memasak. 

"Ibunya sudah melarang agar tidak main banjir. Tapi dia pergi juga, sehingga terjadi musibah ini. Ibunya sangat syok atas musibah ini," ungkap Faisal.

Baca juga: Banjir Makin Parah, Warga Dievakuasi

Waspada 

Sementara itu menanggapi jatuhnya seorang korban jiwa akibat banjir, Bupati Aceh Timur, H Hasbalah bin HM Thaib SH atau, berpesan kepada semua masyarakat Aceh Timur, agar tetap waspada terhadap resiko dan dampak banjir.

Hal ini didasarkan karena perkiraan BMKG, curah hujan masih tinggi dalam Bulan Januari 2022.

"Saya sampaikan salam kepada semua masyarakat Aceh Timur, tetap waspada terhadap dampak banjir. Agar banjir tidak lagi terjadi merenggut korban jiwa, " ungkap Rocky yang mengaku baru pulang mengevakuasi warga sakit terjebak banjir di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam. 

Rocky berpesan kepada petugas BPBD, camat, keuchik, dan segenap tokoh masyarakat agar saling mengingatkan antar sesama untuk waspada terhadap resiko banjir. 

Rocky mengatakan, meluapnya banjir ke pemukiman penduduk di Kecamatan Idi Tunong dan Banda Alam, karena intensitas hujan di hulu sungai Idi masih tinggi.

Kemudian banjir tidak mengikuti arus sungai, melainkan mengikuti saluran irigasi Jambo Reuhat dan meluap ke pemukiman penduduk. (*)

Baca juga: Dandim 0104/Atim Salur Bantuan kepada Pengungsi Terdampak Banjir di Bayeun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved