Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Timur

4 Km Jalan Peureulak-Lokop Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total 

"Banjir naik ke badan jalan dan ke pemukiman penduduk, karena meluapnya Krueng Peureulak, sejak Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB," ungkap Jasman.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Foto: kiriman Keuchik Seumanah Jaya
Ruas jalan lintas Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur - Gayo Lues, tepatnya di Dusun Sarah Nyala, dan Alue Cabang, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, terendam banjir setinggi 1 meter lebih. 

"Banjir naik ke badan jalan dan ke pemukiman penduduk, karena meluapnya Krueng Peureulak, sejak Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB," ungkap  Jasman.

Laporan Seni Hendri Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sekitar 4 Km ruas jalan lintas Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur - Gayo Lues, terendam banjir setinggi 1 meter lebih.

Ada dua titik di ruas ini jalan yang terendam banjir. 

Titik pertama badan jalan terendam 1 meter lebih di jembatan amblas Desa Beurandang, di lokasi ini hanya kendaraan tinggi yang bisa lewat, sedangkan sepeda motor tidak bisa sama sekali. 

Badan jalan yang terendam banjir setinggi 1 meter lebih di Dusun Sarah Nyala, dan Alue Canang, Desa Seumanah Jaya.

Di desa ini, panjang jalan yang terendam banjir kurang lebih sekitar 4 Km dan sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan. 

Bahkan, satu unit dump truk yang memaksa menerobos arus padam di tengah jalan. 

Baca juga: Medco Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir di Empat Kecamatan Aceh Timur 

Hal ini disampaikan oleh Keuchik Desa Seumanah Jaya, Jasman, kepada Serambinews.com.

"Banjir naik ke badan jalan dan ke pemukiman penduduk, karena meluapnya Krueng Peureulak, sejak Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB," ungkap  Jasman.

Ketinggian air di pemukiman penduduk sekitar 1 meter.

Hal ini, menyebabkan warga terpaksa mengungsi.

Hingga Senin sore, ungkap Jasman, banjir masih bertahan baik di Jalan Peureulak Lokop maupun di pemukiman penduduk. 

"Saat ini di lokasi pengungsian sudah didirikan dapur umum. Namun bantuan logistik untuk masa panik masih kurang, " ungkap Jasman.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur,  H Hasballah bin HM Thaib atau Rocky, bersama Kapolres Aceh Timur,  AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat,  dan Muspika Ranto Peureulak, sejak Senin pagi sudah turun ke Desa Beurandang, dan desa sekitarnya untuk memantau banjir di kecamatan itu.

Baca juga: Mogok Saat Evakuasi Korban Banjir, Mobil BPBD Aceh Tamiang Diikat di Jembatan

Banjir di jalan nasional surut

Sementara itu, banjir yang merendam jalan nasional di Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, dilaporkan sudah surut sejak Senin.

Namun, banjir masih merendam pemukiman penduduk dan warga masih bertahan di posko pengungsian. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved