Kamis, 9 April 2026

Berita Bireuen

Bupati Bireuen Lantik Keuchik Gampong Baro

Zulfaizal Saleh SE MKes dilantik sebagai keuchik definitif Gampong Baro, hasil pemilihan keuchik yang digelar tahun 2021 lalu.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi mengambil sumpah jabatan dan melantik Keuchik Gampong Baro Zulfaizal Saleh SE MKes, Senin (03/01/2022) di halaman Meunasah setempat 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani.SH MSi, Senin  (03/01/2022) melantik Zulfaizal Saleh SE MKes sebagai keuchik definitif Gampong Baro, Kota Juang, Bireuen periode 2021-2027. 

Pelantikan yang dihadiri unsur Muspika Kota Juang dan ratusan undangan lainnya digelar di halaman meunasah desa setempat.

Zulfaizal Saleh SE MKes, terpilih sebagai keuchik defenitif Gampong Baro, hasil dari pemilihan keuchik digelar tahun 2021 lalu mengantikan keuchik lama H Yuswar Mahyeddin, telah berakhir masa jabatannya.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dalam sambutan mengatakan bahwa keuchik berada pada tingkat ke empat dalam pemerintahan dan keberadaannya sangat kuat, dipilih langsung oleh masyarakat.

Menurut Bupati, pelantikan keuchik sangat istimewa karena dilantik  di gampong, sebelumnya para keuchik  dikumpulkan  dilantik serentak di aula lama  Setdakab Bireuen seperti dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Dikatakan juga dengan ada alokasi dana desa dikucurkan pemerintah, saat ini keuchik sudah punya rencana kerja sendiri, sudah tujuh tahun dana desa diberikan pemerintah, bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Bireuen mempertanyakan, selama ada bantuan DD,  apa reproduksi atau produk yang sudah dihasilkan oleh gampong, untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat serta kemajuan infrastruktur gampong.

Baca juga: Posyandu BKR Alue Gandai Bireuen Gelar Pembinaan Remaja

Baca juga: Samudra Atlantik Kerap Makan Korban, Lebih dari 4.400 Migran Hilang di Sepanjang 2021

Menurutnya, evaluasi penggunaaan desa dalam lima tahun terakhir, ada kecenderungan digunakan untuk membangun meunasah, pigura, tetapi tidak ada kolerasi langsung dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tetapi memang pembangunan fisik  memang dibutuhkan, maka dua tahun terakhir ini, pemerintah membatasi pengunaan dana desa. Paradigma pembangunan di masyarakat adalah pembangunan fisik.

Sudah sangat besar anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk semua gampong di Bireuen, tapi dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat kemiskinan di Bireuen masih 13,6 persen.

"Maka diperlukan ada evaluasi dari kita semua, dimana kekeliruan dalam perencanaan pembangunan sehingga konteks menekan kemiskinan masih rendah, dari dana desa support dana untuk usaha masyarakat dan BUMG, sehingga masyarakat kita dapat terus berdaya dan berhasil," imbuh Bupati.

Bupati juga berharap kepada Keuchik Gampong Baro tugas utama paska dilantik yaitu tingkatkan capaian vaksinasi kepada masyarakat dari baru 50 persen bisa 70 persen dan lebih dari itu.

Juga terus melakukan pembenahan dan adanya inovasi pembangunan untuk kemajuan Gampong Baro, dan bagi ibu ketua TP-PPK agar dapat membentuk kelompok masyarakat untuk menghasilkan produk, guna mendukung perekonomian warga, pesan Bupati.

"Keuchik juga saya harapkan agar dapat memamfaatkan jasa ahli untuk melihat potensi dimiliki Gampong Baro sehingga dapat merencanakan pembangunan lebih baik ke depan, untuk dana desa saat ini masih ada 8 persen alokasi untuk penanganan Covid-19," ungkap Bupati Bireuen.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved