Minggu, 26 April 2026

Berita Banda Aceh

Lagi, Ikan Tongkol Sumbang Inflasi

Pada kelompok ini, komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi yaitu ikan tongkol atau ikan ambu-ambu sebesar 0,26 persen.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
ILUSTRASI - Ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Lampulo, sedang dilelang di Dermaga PPS Kutaradja Lampulo, Banda Aceh, Rabu (8/9/2021). 

Pada kelompok ini, komoditas yang dominan  memberikan sumbangan inflasi yaitu ikan tongkol atau ikan ambu-ambu sebesar 0,26 persen.

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pada Desember 2021, di Kota Meulaboh terjadi inflasi sebesar 0,81 persen, Kota Banda Aceh inflasi 0,74 persen, dan Kota Lhokseumawe inflasi sebesar 0,59 persen. Secara agregat , Aceh gabungan dari tiga kota tersebut mengalami inflasi sebesar 0,71 persen.

Inflasi yang terjadi di Aceh ini disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,46 persen.

Pada kelompok ini, komoditas yang dominan  memberikan sumbangan inflasi yaitu ikan tongkol atau ikan ambu-ambu sebesar 0,26 persen.

Selanjutnya, ikan dencis  0,09 persen, telur ayam ras sebesar 0,06 persen, ikan kembung dan ikan tuna masing-masing sebesar 0,04 persen.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Fungsi Statistik  Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, M Irawan SSi ME dalam Berita Resmi Statistik, Senin (3/1/2021).

Selain itu, ada juga komoditas yang memberikan sumbangan deflasi yaitu cabai merah 0,27 persen, makanan ringan atau snack 0,02 persen, cabai hijau dan jeruk nipis masing-masing sebesar 0,01 persen.

Ia menyebutkan, pada Desember 2021, dari 11 kelompok pengeluaran, 7 kelompok memberikan sumbangan inflasi dan 4 kelompok tidak memberikan sumbangan.

Kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan inflasi, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,46 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,01 persen, kelompok transportasi sebesar 0,17 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,01 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,02 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang tidak memberikan sumbangan, yaitu kelompok kesehatan, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya dan kelompok pendidikan. (*)

Baca juga: Permintaan Domestik Membaik, Inflasi Masih Terkendali pada Level yang Rendah dan Stabil

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved