Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Tgk Joel Buloh, Guru yang Telah Menulis Delapan Buku dan Ratusan Opini

Zulkifli merupakan salah seorang ASN Kemenag Aceh Utara yang produktif menulis, dengan nama pena Joel Buloh/Zulkifli

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Zulkifli SPd I MPd merupakan guru MTsN 6 Aceh Utara. Zulkifli merupakan salah seorang ASN Kemenag Aceh Utara yang produktif menulis, dengan nama pena Joel Buloh/Zulkifli 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Zulkifli SPd I MPd merupakan guru MTsN 6 Aceh Utara

Dia merupakan guru yang produktif walau sejak empat tahun terakhir ini dalam keadaan kurang sehat.

Penyakit vertigo yang dia derita sampai detik ini belum ada obat yang mujarab.

Zulkifli merupakan salah seorang ASN Kemenag Aceh Utara yang produktif menulis, dengan nama pena Joel Buloh/Zulkifli.

Tgk Joel Buloh, pada Selasa (4/1/2022) menceritakan, sejak tahun 2014, dia telah menulis ratusan opini di berbagai media, baik media online atau pun media cetak, termasuk Serambi Indonesia.

Baca juga: Arungi Sungai Peureulak, Bupati Aceh Timur Evakuasi 5 Ibu Hamil yang Terjebak Banjir

Tulisan opini di Harian Serambi Indonesia berjudul "Mengapa Golput?" Opini dimuat 15 Maret 2014 dan "Ghibah Di era Digital" opini dimuat 11 Januari 2019.

Disamping dirinya telah menulis delapan buku, baik secara individu dan berkelompok.

Rinciannya, buku pertama berjudul "Negeri Sering Kering Ide membangun Demokrasi Aceh" penulis Siswa SDAU Aceh Utara.

Buku kedua berjudul "Islam dan Dinamika Demokrasi" penulis Joel Buloh/Zulkifli.

Buku ketiga berjudul "Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" penulis Mahasiswa Pascasarjana IAIN Lhokseumawe Prodi PAI angkatan I.

Baca juga: Prajurit Paskhas Terjun ke Lokasi, Bantu Evakuasi Korban Banjir di Lhoksukon

Buku keempat, lima dan enam berjudul "Panduan Pembelajaran Informatika/Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) untuk MTs/SMP" kelas VII, VIII dan IX penulis Zulkifli.

Buku ketujuh berjudul "Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Tunagrahita" penulis Zulkifli.

Serta buku kedelapan berjudul "Ide Membangun Bangsa Dengan Menulis" penulis Zulkifli.

"Buku-buku dan opini-opini ini semua saya persembahkan untuk Kementerian Agama sebagai bentuk kreatifitas selaku pendidik.

Semoga tahun-tahun kedepan saya masih bisa berkarya dengan tulisan-tukisan dan buku-buku yang lain," harapnya.

Pada kesempatan ini, dia juga meminta doa, semoga kesehatannya kembali pulih dengan sempurna.(*)

Baca juga: 1.260 Personel Jajaran Polda Aceh Naik Pangkat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved