Konservasi Gajah
Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan USK Raih Akreditasi B
Terdapat 16 aspek penting dalam penilaian akreditasi pusat riset yang sudah dipenuhi PKGB USK, baik dari segi materi maupun substansinya.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan (PKGB) Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih akreditasi B.
Sertifikat dan Hasil Penilaian Evaluasi Kinerja Tahunan Pusat Riset (EKT-PR) tahun 2021 sudah diserahkan sejak, Kamis (30/12) lalu di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam.
Sertifikat tersebut langsung diserahkan Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng didampingi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Prof Dr Taufik Fuadi MSc.
Terdapat 16 aspek penting dalam penilaian akreditasi pusat riset yang sudah dipenuhi PKGB USK, baik dari segi materi maupun substansinya.
Sehingga tim asesor memberikan hasil maksimal dan terbaik, yang menjadi dorongan terbesar PKGB bekerja keras untuk meraih akreditasi A di tahun berikutnya.
• VIDEO - Singa Ngambek Digendong Majikan Tak Mau Diajak Pulang
Ke depan, PKGB ingin menjadi pusat riset unggulan dan menghasilkan inovasi-inovasi riset yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya inovasi dalam mitigasi konflik antara satwa dan manusia.
“Kami berterimakasih kepada Rektor, Dekan, Guru Besar, Senat, Para Dosen dan Karyawan, LPPM, mahasiswa dan alumni, serta semua pihak yang telah membantu proses reakreditasi Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan atau yang disingkat dengan PKGB hingga meraih Akreditas B tahun 2021,” ujar Dr Abdullah MSi, selaku Kepala Pusat Riset Konservasi Gajah Dan Biodiversitas Hutan.
Abdullah meengatakan, pencapaian yang sudah diraih tidak membuat PKGB merasa puas.
• Simak, Doa Pagi Hari Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Beserta Waktu yang Tepat Membacanya
Justru, katanya, masih banyak tantangan dan kendala dari segi sumber daya manusia, kelembagaan, sarana prasarana, biaya, serta target kerjasama riset dengan Lembaga Nasional maupun International yang harus dijalin kemitraannya.
Ia menyakini, dengan semua dukungan pimpinan universitas, dan seluruh civitas akademika cepat atau lambat dapat memenuhi target dan mengatasi semua tantangan yang dihadapi kedepannya.
“Apa yang sudah diraih saat ini baru langkah awal untuk mewujudkan harapan tersebut. Untuk meraih prestasi lebih baik tahun 2022 nanti semua itu butuh komitmen, tanggungjawab, kerja keras, disiplin, ikhlas, dan kerjasama dengan semua pihak, serta terus meningkatkan semua hal baik yang belum diwujudkan,” jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/panen-sayur-7909ihj.jpg)