Vaksinasi
Angka Vaksinasi di Aceh sudah Berada di Atas 70 Persen, Setara 2,8 Juta Jiwa Lebih
Hanif menyebutkan, total penduduk Aceh yang sudah divaksin dosis I pada hari Rabu (5/1) kemarin sudah mencapai 2,8 juta jiwa lebih, atau sudah sebesar
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Angka vaksin Aceh pada Rabu (5/1/2022) sudah menembus 70,1 persen.
Angka vaksin sebesar itu bisa dicapai, setelah 17 daerah menembus angka vaksin di atas 70 persen.
Demikian dikatakan Kadinkes Aceh, dr Hanif kepada Serambinews.com, Kamis (6/1) di Banda Aceh.
Hanif menyebutkan, total penduduk Aceh yang sudah divaksin dosis I pada hari Rabu (5/1) kemarin sudah mencapai 2,8 juta jiwa lebih, atau sudah sebesar 70,1 persen dari jumlah penduduk yang menjadi sasaran vaksin 4 juta jiwa.
• Polisi Dalami Kasus Dugaan Perampokan Rp 200 Juta di Kantor Ninja Xpress, Karyawan & Warga Diperiksa
Capaian angka vaksin di atas 70 persen bisa diperoleh, kata Hanif, berkat kerja keras dari para Bupati/Walikota, Kapolres, Dandim, Kadinkes Kabupaten/Kota, Kepala Puskesmas, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa/Keucik, Bidan Desa, dan pihak terkait lainnya, yang telah membantu kegiatan pelaksanaan vaksin massal gratis di berbgai lokasi.
Kerja keras yang dilakukan Tim Satgas Vaksin daerah tadi, kata Hanif, terus dipacu agar sasaran memvaksin penduduk Aceh sebanyak 4 juta jiwa itu, bisa tercapai dalam akhir bulan ini.
Rasanya, setelah Tim Satgas Vaksin Daerah, bekerja secara rutin setiap hari menggelar kegiatan vaksin massal gratis diberbgai tempat di daerahnya, kata Hanif, kesadaran masyarakat untuk vaksin sudah meningkat dan tidak ada lagi, alasan bagi masyarakat untuk tidak melakukan vaksin, kecuali kondisi tubuhnya secara medis, harus ditunda vaksin.
Dari lima kelompok pembagian vaksin yang dilakukan, sebut Hanif, capaian vaksin kelompok masyarakata rentan dan umum sudah mencapai 73,3 persen atau 1.888.663 orang dari sasaran vaksin 2.577,792 orang.
• Gubernur Edy Rahmayadi dan Choki Saling Lapor Polisi, DPRD Sumut Angkat Bicara
Kelompok remaja pertambahannya sedikit lamban, sehingga angka vaksinnya baru mencapai 63,9 persen, di bawah angka vaksin kelompok lansia yang sudah mencapai 65 persen, atau 220.580 orang dari sasarannya 339.489 orang.
Sekda Aceh dr Taqwallah MKes, kata Kadinkes Aceh, dalam pengarahannya kepada para kepala sekolah SMA, SMK, Rabu (5/1/2022) meminta kepada Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB yang ada di Aceh, memasuki belajar tatap muka pada semester II tahun ajaran 2021/2022 pasca libur semester I kemarin, kegiatan vaksin siswa di sekolah perlu digiatkan lagi untuk bisa mencapai angka 99-100 persen.
Begitu juga santri yang berada di dayah dan pesantren, kegiatan aktivitas vaksinnya perlu kembali diaktifkan lagi, agar pertambahan remaja yang divaksin, bisa mencapai angka di atas 70 persen.
Hanif menyebutkan, sampai Rabu kemarin, Kabupaten Aceh Utra masih merupkan daerah yang angka vaksin masyarakatnya terendah di Aceh sebesar 49,5 persen.
• Datangi Kediaman Almarhum Bibi, Komnas PA Nilai Aduan Doddy Sudrajat Soal Gala Sky Tak Terbukti
Tambahan angka vaksinnya berjalan sangat lamban. Selanjutnya Aceh Selatan 59,7 persen, kemudian Aceh Barat 61,5 persen.
Kabupaten Bireuen, ungkap hanif, tambhan angka vaksin masyarakatnya juga mulai melambat baru pada posisi 61,9 persen, Kabupaten Pidie sedikit lumayan, angka vaksinnya sudah mencapai 69,4 persen, besok mungkin sudah mencapai di atas 70 persen.
Aceh Tamiang juga, sama angka vaksinya baru berda pada 69,4 persen. Sementra Aceh Singkil, angka vaksinnya terus meningkat, dan kini sudah mencapaia 70,2 persen, selanjutnya nagan raya 70,6 persen, Aceh Jaya 71,5 persen, Aceh Tenggra 71,6 persen, Aceh Tengah 71,7 persen, Aceh Besar mulai mengebut, angka vaksinnya sudah berda 72,5 persen.
Aceh Timur juga demikian, Satgas Vaksinnya mulai ngegas, sehingga angka vaksin masyarakata sudah mencapai 72,9 persen, Subussalam 73,4 persen, Gayo Lues 74,7 persen Abdya 75,7 persen, Kota langsa 76,8 persen.
• Begini Cara Mengatasi dan Mengobati Asam Urat di Usia Muda, Harus Paham
Kota Sabang, sebagai daerah destinasi wisata, angka vaksinya sudah mencapai 81,7 persen, Bener Meriah juga demikian sudah mencapai 82 persen, Pidie Jaya 82,6 persen, Lhokseumawe 83,8 persen dan angka vaksin tertinggi di Aceh, masih dipegang Kota Banda Aceh sebesar 102,2 persen.
Kepada daerah yang angka vaksinnya sudah berada di atas 70 persen, kata Hanif, terus dimaksimalkan kegiatan vaksin masal gratisnya dan jangan sampai kendor.
Begitu juga daerah yang angka vaksinnya sudah berda di atas 80 persen, gas kegiatan vaksin massal gratisnya untuk mencapai angka di atas 90 persen.
Sedangkan kepda daerah yang angka vaksinnya masih dibawah 60 persen, kata hanif, Tim Satgas Vaksinnya, bisa mencari metode atau cara lain yang lebih menarik masyarakatanya untuk datang ke lokasi vaksin massal gratis.
Untuk daerah yang masih dilanda bencana banjir, kata Kadinkes Aceh, Hanif, fokuskan dulu kegitannya kepada penangan bencana banjir daerahnya, penyaluran bantuan kebutuhan pokok, setelah itu baru kembali pada kegiatan vaksin.
“Biasanya pasca bencana banjir, rawan terhadap berbagai jenis penyakit, antara lain gatal-gatal, diare, batuk, flu, deman akibat dari kondisi banjir tersebut,”ujar Hanif.(*)