Breaking News:

Video

VIDEO Setelah 5 Hari di Tenda Darurat, Puluhan Santri Yatim Korban Banjir Kembali ke Dayah

Puluhan santri yatim dan anak terlantar tersebut dievakuasi karena dayah mereka terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Puluhan santri yatim Dayah Raudhatul Huda Matang Ceubrek, Kecamatan Tanah Luas diungsikan akibat banjir, sejak Senin (3/1/2021) di tenda darurat halaman Kantor Bupati Aceh Utara.

Puluhan santri yatim dan anak terlantar tersebut dievakuasi karena dayah tempat mereka menimba ilmu terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Setelah lima hari mereka tinggal di tenda pengungsian, pada Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB telah dibawa pulang kembali ke dayah tersebut karena banjir sudah mulai surut.

Para santri itu merupakan anak yatim, telantar dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh yang ditampung di dayah untuk dapat diajarkan ilmu agama.

Pimpinan Dayah Raudhatul Huda, Muhammad Diyan kepada serambinews.com menyebutkan, selama di tenda pengungsian, aktivitas belajar dihentikan, karena tidak memiliki fasilitas yang memadai seperti tidak ada kitab dan bahkan sebagian santri tidak sempat mengambil pakaian. (*)

Narator: Cut Eva Magfirah
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved