Breaking News:

Internasional

Amerika Serikat Kutuk Peluncuran Rudal Korea Utara, Pesawat Penumpang Sempat Dihentikan

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengutuk keras peluncuran rudal hipersonik Korea Utara. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan

Editor: M Nur Pakar
AP
Jubir Departemen Luar Negeri AS, Ned Price 

SERAMBINEWS.COM WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengutuk keras peluncuran rudal hipersonik Korea Utara.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Washington mengutuk Korea Utara yang terus melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Dikatakan, Korut terus berupaya menimbulkan ancaman bagi tetangga dan komunitas internasional yang lebih luas.

Komando Indo-Pasifik AS mengatakan peluncuran itu menyoroti dampak destabilisasi dari program senjata gelap Korea Utara.

Tetapi tidak menimbulkan ancaman langsung ke wilayah AS atau sekutunya.

“Kami terus meminta Korea Utara menahan diri dari provokasi lebih lanjut dan terlibat dalam dialog, ” kata Price.

Beberapa menit setelah peluncuran, bandara di seluruh Amerika Serikat bagian barat menghentikan penerbangan untuk sementara tanpa penjelasan.

Baca juga: Tentara Wanita Korea Utara Kabur dari Rezim Kim Jong-un, Mengaku Disiksa dan Alami Pelecehan Seksual

Seorang juru bicara Bandara Internasional San Diego merujuk pertanyaan ke Administrasi Penerbangan Federal.

FAA mengakui "ground stop" dalam sebuah tweet, tanpa memberi alasan mengapa mengeluarkan perintah tersebut.

"Operasi penuh dilanjutkan dalam waktu kurang dari 15 menit," kata FAA.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved