Senin, 4 Mei 2026

Berita Banda Aceh

PMM di UBBG, Mahasiswa Berbagai Perguruan Tinggi Indonesia Adakan Kontribusi Sosial di YPAC

Ketua Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UBBG, Zaki Al Fuad MPd, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program PMM.

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Delapan siswa SLB-B YPAC Banda Aceh memamerkan kaus hasil sablon yang diajarkan oleh mahasiswa tamu dari berbagai kampus di Indonesia yang ikut Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, Rabu (12/1/2022). 

Ketua Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UBBG, Zaki Al Fuad MPd, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program PMM.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia melakukan kegiatan kontribusi sosial di Sekolah Luar Biasa (SLB) B Yayasan Penderita Anak Cacat (YPAC) Banda Aceh sekitar seminggu. 

Mereka yang melakukan kegiatan kontribusi sosial ini adalah mahasiswa yang sedang menjalani Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Kampus Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), 27 Desember 2021 - 13 Januari 2022.

Ketua Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UBBG, Zaki Al Fuad MPd, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program PMM.

"Kita harapkan melalui kegiatan ini akan menumbuhkan kepekaan sosial terhadap sesama.

Dengan memberikan keterampilan sosial kepada anak berkebutuhan khusus, maka akan mendidik mereka menjadi pribadi yang berkarakter," ujarnya.

Rika Kustina MPd, Dosen Pembimbing Modul Nusantara, menyatakan kegiatan kontribusi sosial merupakan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan Modul Nusantara.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari kegiatan-kegiatan sebelumnya, berupa kebinekaan, refleksi, dan inspirasi.

Kontribusi sosial yang dilaksanakan di SLB B Yayasan Penderita Anak Cacat (YPAC) ini berlangsung selama kurang lebih satu minggu, diikuti oleh sembilan mahasiswa PMM dan satu mentor.

Di sana mereka belajar banyak hal, terutama terkait bagaimana mengapresiasi dan menghargai setiap perbedaan dan keunikan setiap individu.

Adapun bentuk kontribusi sosial yang dilaksanakan berfokus pada peningkatan kemampuan lifeskill (kecakapan hidup) seperti melukis, membatik, dan tata rias.

Kegiatan ini berlangsung lancar dan disambut antusias yang tinggi baik dari mahasiswa PMM, pihak sekolah, maupun peserta didik karena kegiatan ini memberikan pengalaman dan kesan yang berarti bagi komunitas sekolah.

Selain itu, di akhir kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya yang sudah diciptakan oleh peserta didik melalui bimbingan mahasiswa PMM dijadikan perlombaan atau kompetisi dengan memilih beberapa karya terbaik.

Karya tersebut dijadikan dokumentasi sekolah dan kenangan pribadi saat dibawa pulang ke kampung halaman.

"Kegiatan yang sungguh mengesankan, semoga ke depan akan ada lagi program-program Kemendikbud yang dapat meningkat kepekaan sosial terhadap sesama," ujarnya.

Ia tambahkan bahwa mahasiswa PMM mendapatkan penerimaan dan pelayanan yang baik dan ramah oleh pihak sekolah, terutama Kepala Sekolah Luar Biasa SLB-B YPAC, Heni Ekawati MPd.

Selain Rika Kustina MPd, ada dua lagi dosen Modul Nusantara UBBG, yakni Zainal Abidin MPd dan Rizka Amalia MPd. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved