Breaking News:

Internasional

Prancis Kecam Kehadiran Tentara Bayaran Rusia di Mali

Duta Besar Prancis Nicolas De Riviere mengulangi kecaman atas pengerahan tentara bayaran Rusia, Grup Wagner di Mali.

Editor: M Nur Pakar
Reddit
Tentara Bayaran Rusia 

SERAMBINEWS.COM, PARIS - Duta Besar Prancis Nicolas De Riviere mengulangi kecaman atas pengerahan tentara bayaran Rusia, Grup Wagner di Mali.

Nicolas mengayakan grup itu hanya mengancam warga sipil, menjarah sumber daya, melanggar hukum internasional dan kedaulatan negara.

Dia menyatakan penyesalannya otoritas transisi Mali menggunakan dana publik yang sudah terbatas untuk membayar tentara bayaran asing.

Alih-alih mendukung pasukan nasional dan layanan publik untuk kepentingan rakyat Mali.

Dilansir AP, Rabu  (12/1/2022), Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan perusahaan memiliki hak sah untuk berada di negara Afrika Barat itu.

Dimana, diundang oleh pemerintah transisi, dan bersikeras pemerintah Rusia tidak terlibat.

Baca juga: Presiden Mesir Minta Pasukan Asing dan Tentara Bayaran Hengkang dari Libya

Duta Besar Mali untuk PBB, Issa Konfourou, mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB tidak ada tentara bayaran di Mali.

Dia mengatakan pelatih Rusia berada di Mali untuk memberi nasihat dan melatih militernya tentang penggunaan peralatan militer yang diperoleh pemerintah dari Rusia.

Duta Besar Rusia Vassily Nebenzia mengatakan:

“Histeria di sekitar perusahaan Rusia adalah manifestasi lain dari standar ganda."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved