Breaking News:

Internasional

15.000 Orang Lari dari Area Pertempuran di Yaman, 385 Warga Sipil Tewas

Pertempuran sengit di Provinsi Al-Jawf, Marib dan Shabwah, Yaman telah menyebabkan lebih dari 15.000 orang mengungsi.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Sebuah gambar yang diambil pada 1 Oktober 2021, menunjukkan kondisi jalan di Kota Marib, Yaman. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Pertempuran sengit di Provinsi Al-Jawf, Marib dan Shabwah, Yaman telah menyebabkan lebih dari 15.000 orang mengungsi.

Bahkan, pertempuran antara milisi Houthi dengan pasukan Yaman dukungan internasional menewaskan 385 warga sipil.

Hal itu disampaikan oleh Ramesh Rajasingham, Wakil Koordinator Bantuan Darurat PBB, kepada Dewan Keamanan (DK) PBB di New York, AS, seperti dilansir AP, Kamis (13/1/2022).

Dia mengatakan 358 warga sipil tewas atau terluka menjadi angka yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir ini.

Dia mengulangi pentingnya jalan masuk dan keluar Yaman yang aman dan dapat diprediksi.

Dia menunjuk pada penangguhan oleh milisi Houthi pada Desember 2021 atas penerbangan kemanusiaan melalui bandara Sanaa.

Baca juga: Pemerintah Yaman Kutuk Milisi Houthi, Bumihanguskan Puluhan Rumah di Hodeidah

Dikatakan, tindakan Houthi telah mengganggu operasi bantuan dan keselamatan staf.

Ramesh meminta Houthi untuk menghindari pembatalan penerbangan sepihak.

Sedangkan Lana Nusseibeh, perwakilan tetap UEA untuk PBB, mengatakan kemajuan di Yaman tidak akan mungkin terjadi.

Kecuali, milisi Houthi menghentikan permusuhan dan mengakhiri pelanggaran berulang yang mereka lakukan terhadap rakyat Yaman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved