Breaking News:

Internasional

AS Tuduh Iran Halangi Perdamaian di Yaman, Senjata Terus Dikirim ke Milisi Houthi di Marib

Amerika Serikat (AS) menuduh Iran terus berupaya menghalangi perdamaian di Yaman. Pertempuran sengit yang terus berkecamuk di Marib, provinsi kaya

Editor: M Nur Pakar
Twitter Armada ke-5 AS
Ribuan senjata dan amunisi milik Iran yang akan dikirim ke milisi Houthi di Yaman disita oleh Marinir AS kapal perusak berpeluru kendali USS O'Kane. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Amerika Serikat (AS) menuduh Iran terus berupaya menghalangi perdamaian di Yaman.

Pertempuran sengit yang terus berkecamuk di Marib, provinsi kaya minyak terus berlanjut tanpa henti.

Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield menyatakan serangan milisi Houthi di Marib dipicu oleh aliran senjata ilegal dari Iran.

Dilansir AP, Kamis (13/1/2022), dia menyampaikan hal itu kepada sesama anggota Dewan Keamanan (DK) PBB di New York, AS.

"Kami akan terus mendorong perdamaian di Yaman dan kita tidak boleh takut untuk menyerukan tindakan yang menghalanginya,” katanya.

"Eskalasi kekerasan oleh milisi Houthi di Yaman telah merusak tujuan perdamaian," ujarnya.

Baca juga: Jet Tempur Koalisi Arab Saudi Kembali Bantai 390 Milisi Houthi di Marib dan Shabwa

“Bulan lalu, Angkatan Laut AS menyita lebih dari 1.400 senapan serbu dan 226.000 butir amunisi dari sebuah kapal yang berasal dari Iran," ungkapnya.

“Kapal ini berada di rute yang secara historis digunakan untuk menyelundupkan senjata secara ilegal ke Houthi," kata Linda.

Dikatakan, penyelundupan senjata dari Iran ke Houthi merupakan pelanggaran mencolok terhadap embargo senjata PBB.

Bahkan, menjadi contoh lain bagaimana aktivitas Iran memperpanjang perang di Yaman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved