Breaking News:

Berita Banda Aceh

Banjir Hancurkan 749 Hektare Sawah, Petani Aceh Tidak Perlu Khawatir, Ada Bantuan Benih Padi

Banjir yang belum berakhir di Provinsi Aceh telah menghancurkan 749 hektare area sawah. Para petani yang tersebar di beberapa kabupaten tidak perlu

Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
IST
Kepala Distanbun Aceh, Cut Huzaimah mengoperasikan mesin tanam padi pada saat kegiatan penanaman perdana padi IP300 di persawahan Gampong Paya Meuligo, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Kamis (10/6/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Banjir yang belum berakhir di Provinsi Aceh telah menghancurkan 749 hektare area sawah.

Para petani yang tersebar di beberapa kabupaten tidak perlu khawatir, pemerintah akan segera mengganti dengan benih padi baru.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir Cut Huzaimah MP kepada Serambinews.com, Kamis (13/1/2022).

Dikatakan, berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan kabupaten/kota, luas areal tanaman padi puso rusak diterjang banjir seluas 749 hektare.

Ditambahkan, bencana banjir itu terjadi pada akhir Desember 2021 lalu dan sampai awal tahun 2022 ini.

Cut Huzaimah menambahkan area sawah terendam banjir mencapai 14.698 hektare.

Baca juga: Banjir di Bireuen Meluas, Empat Kecamatan Wilayah Barat Terendam Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Tetapi, katanya, sampai 10 Januari 2022, banjir sudah tidak ada lagi di area padi seluas 4.940 hektare..

Dia yang didampingi Kabid Produksi, Syafrizal mengatakan area tanaman padi yang dikatagorikan puso akibat banjir dibagi dalam dua kelompok.

Kelompok pertama , tanaman padi berumur dua bulan lebih dan siap panen.

Dimana, areal yang terkena bencana banjir seluas 521 hektare tersebar di 5 kabupaten.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved