Breaking News:

Internasional

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Hadapi Tuntutan Mundur

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menghadapi tuntutan mundur dari jabatannya. Mendapat tekanan, Johnson meminta maaf ke Parlemen, karena

Editor: M Nur Pakar
AP/Jon Super
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menghadapi tuntutan mundur dari jabatannya.

Mendapat tekanan, Johnson meminta maaf ke Parlemen, karena menghadiri pesta Downing Street pada Mei 2020.

Saat itu, pemerintah menyuruh orang untuk tetap tinggal di rumah.

Johnson, yang sebelumnya tidak mengaku di pesta itu, mengakui pertemuan itu tidak melanggar peraturan pemerintah.

"Saya ingin meminta maaf," kata Johnson selama sesi yang luar biasa tegang pada Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Satu Dari 25 Warga Inggris Terinfeksi Covid-19, Pemerintah Buat Rencana Darurat

“Saya tahu yang mereka rasakan terhadap saya dan pemerintah yang saya pimpin," ujar Johnson.

"Mereka berpikir di Downing Street sendiri tidak diikuti dengan aturan yang benar oleh orang-orang yang membuat aturan,” tambahnya.

Sebelumnya, oposisi Partai Buruh dan pemimpin Konservatif Skotlandia, Douglas Ross menuntut Johnson mundur.

The Times of London menyebut komentar Ross sebagai perpecahan terbesar antara partai Tory Inggris dan Skotlandia.(*)

Baca juga: Pengadilan Inggris Perintahkan Penguasa Dubai Bayar Mantan Istrinya Rp 10 Triliun

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved