Breaking News:

Video

VIDEO Petani Serai di Gayo Lues Ditemukan Tewas Setelah Hanyut dan Tersangkut di Akar Pohon

Seorang lelaki paruh baya yang ditemukan meninggal dunia setelah hanyut dan tersangkut di akar pohon di sungai Kala Tripe desa Perlak, Gayo Lues.

Penulis: Rasidan | Editor: Habibi

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN- Seorang lelaki paruh baya yang ditemukan meninggal dunia setelah hanyut dan tersangkut di akar pohon di sungai Kala Tripe desa Perlak kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, korban merupakan petani serai wangi, Sulaiman (38) warga Desa Pantan Kela, Selasa (11/1/2022) sekitar pukul 17.45 WIB

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, korban sebelum ditemukan menjadi mayat di sungai Kala Tripe, pada 10 Januari lalu, ia pergi kebun serai untuk membersihkan kebunnya di Arul Engang, bersama seorang warga lainnya, Abu Thalib (45) petani nilam untuk melakukan penyulingan minyak diketel milik korban tersebut.

Korban dan rekannya memilik kebun yang bersebelahan atau berbatasan di daerah Arul Engang, pada selasa (11/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB, Abu Thalib terbangun dari tidurnya dan melihat rekannya korban Sulaiman (38) tidak ada lagi digubuk (pondok) kebun itu, kemudian ia melakukan pencarian dengan cara dipanggil dan sempat melihat ke arah sungai yang berjarak sekitar 10 meter dari gubuk tersebut.Tak kunjung pulang dan kelihatan, lalu sekitar pukul 07.00 WIB, Abu Thalib pulang ke kampung untuk memberitahu istri korban dan perangkat desa serta petugas Babinsa serta Babinkamtibmas untuk dilakukan upaya pencarian korban yang diduga hilang sebelumnya dari gubuk kebun tersebut.

Akhirnya beberapa jam kemudian, korban pun ditemukan hanyut dan tersangkut diakar pohon sekitar 2 kilometer dari lokasi gubuk atau pondok kebunnya itu kawasan Desa Perlak oleh warga. Bahkan dilaporkan korban sebelumnya pernah mengalami gangguan jiwa dan berusaha untuk melakukan bunuh diri dengan cara menyayat (mengiris) lehernya dengan pisau cutter, beruntung korban saat itu berhasil diselamatkan oleh masyarakat.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, kepada Serambinews.com, Rabu (12/1/2022) mengatakan, seorang warga ditemukan meninggal dunia yang diduga hanyut di sungai Kala Tripe, korban seorang petani serai yang diduga hanyut tengah malam dari lokasi kebunnya di Arul Engang.

"Tidak ada di temukan bekas penganiayaan pada jasad korban ,bahkan korban di kenal baik di mata masyarakat dan tidak punya musuh dan masalah terhadap warga disekitarnya,"sebutnya.

Namun kata Kapolres, korban sebelumnya dilaporkan pernah mengalami gangguan jiwa, bahkan korban pernah berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan cara menyayat (mengiris) leher dengan pisau karter, namun pada saat itu korban sempat di selamatkan oleh warga masyarakat setempat.

"Kini mayat korban sempat disemayamkan di rumah duka dan saat ini korban telah dikebumikan Rabu (12/1/2022) di perkuburan umum desa tersebut di desa Pantan Kela,"sebutnya.

Baca juga: VIDEO Naik Rp 1.000 Rupiah, Berikut Update Harga Emas per 13 Januari 2022

Baca juga: Kolektor Berani Bayar Mahal, Ternyata Ini Keunikan Uang Pecahan Rp 75.000

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved