Breaking News:

Berita Banda Aceh

Penjualan Kendaraan Baru 2021 Sebanyak 113.971 Unit, Aceh Mendapat Rp 304 Miliar

Penjualan sepeda motor berbagai jenis sepanjang tahun 2021 di Provinsi Aceh sebanyak 105.306 unit. Walau masih dilanda Covid-19, penjualan 2021 naik

Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
For: Serambinews.com
Salah satu dealer mobil di Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penjualan sepeda motor berbagai jenis sepanjang tahun 2021 di Provinsi Aceh sebanyak 105.306 unit.

Walau masih dilanda Covid-19, penjualan 2021 naik dibandingkan awal pandemi Covid-19 pada 2020, sebanyak 97.983 unit.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Azhari SE, Jumat (14/1/2022) menyatakan, penjualan sepeda motor baru 2021 naik 7,47 persen dibandingkan 2020.

“Pertumbuhan penjualan sepeda motor baru naik 7,47 persen dalam suasana pandemi Covid-19, merupakan sesuatu yang luar biasa, “ kata Azhari.

Azhari menjelaskan, penjualan sepeda motor baru 2021 naik berdasarkan realisasi penerimaan Bea Balik Nama Kenderaan Bermotor (BBNKB) I.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Sepeda Motor Bekas Terjual 30 Unit per Bulan di Pasar Lambaro

Dikatakan, pembayaran pihak dealer sepeda motor untuk kenderaan baru kepada Pemerintah Aceh atas penjualan sepeda motor baru naik.

Disebutkan, realisasi penerimaan BBNKB I dari Januari sampai Desember 2021 untuk seluruh kendaraan baru sebesar Rp 304,816 miliar.

Azhari menjelaskan total kendaraan baru yang terjual pada 2021, mulai dari roda dua, roda tiga, roda empat dan lainya sebanyak 113.971 unit.

Dia menjelaskan sepeda motor saja, pendapat pajak mencapai Rp 151.867 miliar, yang bersumber dari 105.306 unit.

“ Semua kendaraan motor baru untuk pembayaran BBNKB I harus melalui Kantor Samsat Kota Banda Aceh," ujarnya.

"Setelah itu untuk BBNKB II (kenderan bukan baru/bekas) bisa dilakukan di Kantor Samsat masing-masing daerah,” jelas Azhari.

Baca juga: Hanya dengan Uang Rp 2 Juta, Silakan Bawa Pulang Sepeda Motor dari Pasar Lambaro Aceh Besar

Azhari mengatakan kenaikan penjualan kendAraan motor baru, ini ada kaitannya dengan menurunnya kasus Covid-19 mulai Oktober 2021.

Sehingga PPKM di daerah diturunkan dari level III menjadi level I atau II.

Penurunan status PPKM di berbagai daerah, termasuk Kota Banda Aceh, kata Azhari, membuat perekonomian masyarakat kembali bergerak.

Dia berharap kondisi ini akan terus bertahan, sehingga roda perekonomian Aceh akan terus berputar.(*)

Baca juga: Segera Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasi Toyota Fortuner Terbaru dengan Kapasitas Mesin 2.800 cc

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved