Breaking News:

IDI Minta Pemerintah Perketat Aktivitas Keluar Masuk Indonesia, Untuk Cegah Kasus Omicron 

Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih meminta pemerintah memperketat aktivitas keluar masuk dari Indonesia menyusul kasus varian Omicron

Editor: Muhammad Hadi
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Omicron 

IDI Minta Pemerintah Perketat Aktivitas Keluar Masuk Indonesia, Untuk Cegah Kasus Omicron 

SERAMBINEWS.COM - Kasus varian Omicron kembali membuat dunia waspada.

Sejumlah negara memperketat aktivitas keluar masuk untuk mencegah merebaknya Omicron.

Organisasi kedokteran di Indonesia juga meminta Pmerintah Indonesia memperketat aktivitas keluar masuk di bandara.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih meminta pemerintah memperketat aktivitas keluar masuk dari Indonesia menyusul kasus varian Omicron yang sebagian besar disumbangkan pelaku perjalanan luar negeri.

"Ini mengisyaratkan bahwa seharusnya memang sebaiknya tetap kita perketat itu (perjalanan) yang dari luar, kalau tidak nanti volume kasusnya bertambah lagi," kata Daeng dalam diskusi secara virtual Polemik Trijaya, Sabtu (15/1/2022).

Daeng mengatakan, meski kasus Omicron dari transmisi lokal sudah terdeteksi, namun mayoritas kasus masih berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.

Baca juga: BREAKING NEWS - Wanita 16 Tahun Diduga Dibunuh Ditemukan di Aceh Tengah, Wajah Berlumuran Darah

Dia mengatakan, pencabutan daftar 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia membuat pemerintah wajib memperketat pengawasan di pintu kedatangan.

"Betul (daftar 14 negara) dicabut, tapi seluruh negara dari mana pun harus diperketat yang datang mau itu baik WNI dan WNA," ujarnya.

Daeng menambahkan, meski kasus Covid-19 dari varian Omicron memiliki gejala yang lebih ringan, namun kasus kematiannya masih ada.

Oleh karenanya, masyarakat harus tetap mengantisipasi penularan varian B.1.1.529 tersebut.

Baca juga: Ma Prang Ditangkap Polisi, Wanita Paruh Baya Ini Peroleh Sabu dari Lhokseumawe

Dia juga meminta, fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) untuk mulai bersiap menghadapi gelombang Covid-19.

"Kalau terjadi angka sakit yang cukup besar, ini yang kita khawatirkan, akan terjadi kepanikan di masyarakat, dan masyarakat tidak bisa diminta di rumah saja kadang kalau merasa sakit kecenderungannya mencari tempat pelayanan," pungkasnya.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Omicron, Pembatasan Covid-19 Dilonggarkan

Baca juga: Omicron Ancam Olimpiade Musim Dingin Beijing, Bakal Jadi Pembatasan Besar-besaran

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tekan Kasus Omicron, IDI Minta Pintu Masuk Kedatangan Internasional Diperketat.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved