Breaking News:

Korupsi

Pelarian Terpidana Irwanto Akhirnya Berujung ke LP Banda Aceh

Pelariannya berakhir setelah ditangkap Tim tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Taman Burgenvil Golf B3 Nomor 3 Sukaraja, Kota Bog

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Terpidana Irwanto digiring masuk mobil tahanan sebelum dibawa ke LP Banda Aceh, Sabtu (15/1/2022). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Irwanto, terpidana kasus korupsi pekerjaan beton bertulang dan pelataran terminal terpadu tahap II Kota Sigli tahun 2006 akhirnya menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIa Banda Aceh.

Ia dieksekusi oleh jaksa eksekutor pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie, Sabtu (15/1/2022).

Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH mengatakan, Irwanto merupakan buronan Kejati Aceh.

Pelariannya berakhir setelah ditangkap Tim tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Taman Burgenvil Golf B3 Nomor 3 Sukaraja, Kota Bogor tanpa adanya perlawanan pada Kamis (13/1/2022).

“Hari ini (kemarin—red) Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Aceh menjemput buronan atas nama Irwanto Bin Ilyas terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi pekerjaan beton bertulang dan pelataran terminal terpadu tahap II Kota Sigli di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar,” kata Munawal.

Dari bandara, Irwanto kemudian dibawa ke Kantor Kejati Aceh.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Kejati Aceh, terpidana langsung diserahkan kepada jaksa eksekutor pada Kejaksaan Negeri Pidie untuk dibawa ke LP Kelas IIa Banda Aceh di Lambaro,” ujarnya.

Seakan Bantah Pernyataan Kalina Ocktaranny Soal Cerai, Vicky Prasetyo Sebut Belum Ucapkan Talak

Dalam perkara itu, Irwanto merupakan Direktur PT Buena Rezeki pada pekerjaan beton bertulang dan pelataran terminal terpadu tahap II Kota Sigli dengan nilai pekerjaan Rp 3.090.889.200 dari APBK Pidie tahun 2006.

Hasil audit, kerugian negara yang ditimbulkan Rp 845.250.490.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 461K/PID.SUS/2011 tanggal 27 Juli 2011, Irwanto dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun dan membayar denda sebesar Rp 200 juta.

Video 61 Detik Mirip Nagita Slavita Beredar di Medsos, Raffi Ahmad Beri Ancaman Bagi Penyebar

Apabila denda tersebut tidak dibayar, maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama 6 bulan.

Putusan MA itu menguatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh nomor: 219 / PID/2010/ PT-BNA yang menjatuhi hukuman yang sama. Saat itu, terpidana melakukan upaya Hukum Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) namun kedua upaya hukum tersebut ditolak oleh MA.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved