Kamis, 30 April 2026

Berita Pidie

Banjir Kembali Terjang Padang Tiji, Pidie, Jalan Nasional hingga Rumah Terendam

Sehingga ruas jalan nasional Banda Aceh- Medan, di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji berubah bagaikan aliran sungai.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Muspika Padang Tiji dan warga mengatur kendaraan saat melewati arus banjir di ruas jalan nasional di Pidie, Senin (17/1/2022). FOR SERAMBINEWS.COM 

Sehingga ruas jalan nasional Banda Aceh- Medan, di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji berubah bagaikan aliran sungai.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI-  Banjir kembali menerjang Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Senin (17/1/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.

Banjir kedua tahun ini di kecamatan tersebut setelah diguyur hujan lebat yang terjadi menjelang subuh.

Sehingga ruas jalan nasional Banda Aceh- Medan, di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji berubah bagaikan aliran sungai.

Air mengalir deras melintasi jalan nasional tersebut. Muspika Padang Tiji, Polantas Polres Pidie bersama warga mengatur lalulintas di ruas jalan tersebut.

Namun, saat ini banjir yang menggenangi badan jalan berangsur-angsur telah surut.

Untuk diketahui, banjir itu merupakan yang kedua di Kecamatan Padang Tiji pada tahub 2022.

Baca juga: Wanita Ini Meringis Sakit Perut 20 Tahun, Setelah Dioperasi Ternyata Ada Gunting di Dalam Perutnya

Banjir pertama terjadi akibat meluap tiga aliran sungai. Sehingga 15 gampong terendam banjir.

Camat Padang Tiji, Asriadi SSos, kepada Serambinews.com, Senin (17/1/2021) mengatakan, banjir awalnya menggenangi  Gampong Jok Tanjong. Air di gampong tersebut cepat surut.

Kemudian, banjir melebar ke Gampong Kupula Tanjong, yang menggenangi badan jalan nasional. Tapi, sekarang air telah surut.

Tak hanya itu, sebutnya, sekitar 30 rumah di gampong itu terendam banjir. Benih padi yang baru ditanam petani disapu banjir.

" Benih padi yang baru disemai dikhawatirkan petani akan mati karena sudah dua kali terendam banjir

Sekitar 15 hektare areal persawahan yang baru selesai ditanam padi terendam banjir kembali," pungkasnya. (*)

Baca juga: Suami yang Bunuh Istri di Semarang Ditangkap saat Kembali ke TKP, Sempat Tanyakan Kondisi Korban

Baca juga: BERITA POPULER - Pancuri Tujoh Ditangkap di Lhokseumawe, Sopir Truk Penabrak Santri Menyerahkan Diri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved