Berita Lhokseumawe
Atasi Persoalan Sampah, Pemko Lhokseumawe Sarankan Setiap Gampong Lakukan Pengadaan Motor Bak
Sehingga pihak Pemko mencari solusi agar setiap gampong, bersedia melakukan pengadaan motor bak sampah.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nurul Hayati
Sehingga pihak Pemko mencari solusi agar setiap gampong, bersedia melakukan pengadaan motor bak sampah.
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Pengelolaan sampah masih menjadi permasalahan di Kota Lhokseumawe.
Salah satu penyebabnya, dikarenakan di setiap desa belum ada Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Sehingga warga membuang sampah tidak pada tempatnya.
Sekda Kota Lhokseumawe, T Adnan menyebutkan, salah satu sebab persoalan sampah karena TPS belum maksimal.
Ada beberapa tempat TPS di Banda Sakti, salah satunya di Blang Rayoek.
"Untuk di Banda Sakti, ada TPS di Blang Rayoek. Kemudian untuk menempatkan bin container juga belum maksimal. Sehingga selama ini warga sering buang sampah di pinggir jalan," kata T Adnan, saat ditemui Serambinews.com, Selasa (18/1/2022).
Sekda menambahkan, selama ini sampah diangkut oleh tim truk setiap pagi dengan armada terbatas.
Sehingga pihak Pemko mencari solusi agar setiap gampong, bersedia melakukan pengadaan motor bak sampah.
"Malah kalau bisa setiap dusun harus ada motor sampah tersebut. Kemudian motor sampah tersebut diberdayakan oleh gampong dengan sistem pengelolaanya. Seperti Ada iuran dan itu harus disepakati oleh gampong sendiri," tambah Adnan.
Kemudian, untuk pengadaan motor sampah itu harus dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG).
Dikatakan, ini menjadi pemasukan gampong dan bertambahnya pekerja untuk dipekerjakan sebagai tim pengangkut sampah.
"Jadi pemilik rumah, tak perlu lagi jauh-jauh untuk membuang sampah. Cukup letakkan di depan rumah, nanti bakal ada petugas motor sampah yang ambil setiap hari. Nah, ini lebih efesien untuk mengatasi persoalan sampah," pungkasnya.(*)