Selasa, 2 Juni 2026

Harga Bawang Merah

Petani Gembira, Harga Bawang Merah Naik di Gayo Lues

Ia mengaku, harga bawang merah dalam beberapa hari terakhir ini berangsur naik di kabupaten tersebut, namun masih sedikit para petani yang melakukan p

Tayang:
Penulis: Rasidan | Editor: Ansari Hasyim
Serambi Indonesia
Bawang merah hasil panen petani di salah satu desa di Kabupaten Galus, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Rasidan I Gayo Lues

SERAMBINEW.COM, BLANGKEJEREN - Harga bawang merah di Kabupaten Gayo Lues (Galus) dalam beberapa hari terakhir dilaporkan berangsur naik.

Para petani bawang pun menyambut baik atas kondisi pasar yang menggembirakan tersebut.

Menurut data yang diperoleh Serambinews.com, Selasa (18/1/2022), kenaikan harga bawang merah terjadi di tengah petani belum semuanya memanen hasilnya.

Harga bawang merah untuk kelas atau kategori super saat ini hanya ditampung para agen penampung hasil bumi dan rempah-rempah seharga Rp 25.000 per kilogram.

Harga tersebut naik dari harga sebelumnya yang sempat bertahan pada harga Rp 13.000 hingga Rp 15.000 per kilogram, kata Musliadi dibenarkan agen penampungan, kepada Serambinews.com, Selasa (18/1/2021).

PT Banda Aceh Perberat Hukuman 5 Terdakwa Kasus Narkoba dari Seumur Hidup Jadi Vonis Mati

Ia mengaku, harga bawang merah dalam beberapa hari terakhir ini berangsur naik di kabupaten tersebut, namun masih sedikit para petani yang melakukan panen saat ini.

Sehingga untuk mendapatkan stok bawang dalam jumlah besar masih relatif sulit.

Dia sebutkan sementara harga komiditi unggulan lainnya berupa cabai merah masih anjlok dan saat ini berkisah Rp 12.000 per kilogram. Bahkan harga tersebut sudah bertahan dalam beberapa minggu terakhir ini.

Kakanwil Kemenkumham Aceh dan Jajaran Teken & Deklarasikan Janji Kinerja 2022, Disaksikan Forkopimda

"Harga komidi tersebut naik dan turun, bukan permainan agen penampungan, bahkan kini harga bawang merah di pasaran sudah berangsur naik, sedangkan harga cabai merah masih anjlok karena dilaporkan cabai dari Aceh Tengah dan Bener Meriah masih banjir di pasaran," sebutnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved