Breaking News:

Berita Pidie

Harga Pupuk Naik, Petani Kecewa, Kadistanpang: Jangan Permainkan Harga, Kami siap Menindak!

Hasballah mengatakan stok pupuk di Kabupaten Pidie masih aman, baik itu stok pupuk subsidi maupun non subsidi.

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Dok warga
Seorang petani menatap ke arah sawah di Kemukiman Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Selasa (25/1/2022). 

Hasballah mengatakan stok pupuk di Kabupaten Pidie masih aman, baik itu stok pupuk subsidi maupun non subsidi.

Laporan Nur Nihayati  |  Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Saat musim tanam tiba sudah sering terjadi harga pupuk melambung.

Hal ini membuat petani kecewa dan kelabakan memenuhi kebutuhan pupuk untuk sawah yang baru ditanam padi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Hasballah SP MM, Rabu (26/1/2022) menegaskan supaya pengecer tidak mempermainkan harga di saat permintaan pupuk naik.

"Kami siap menindak jika ada permainan  harga karena merugikan petani," tegasnya.

Di sisi lain, Hasballah mengatakan stok pupuk di Kabupaten Pidie masih aman, baik itu stok pupuk subsidi maupun non subsidi.

Sekarang ini, pembagian pupuk bersubsidi sedang berlangsung, namun tidak dilakukan secara serentak.

Pembagian pupuk bersubsidi di Kabupaten Pidie sekarang, ini baru dilakukan di daerah-daerah yang pemakaian pupuknya tinggi, seperti di Kecamatan Glumpang Tiga.

Baca juga: VIDEO Nasir Djamil Sampaikan Terima Kasih Kepada Kapolri Terkait Peristiwa Pos Polisi Gabang Langkat

Di sana sebut dia, pemakaian pupuk sudah tinggi karena usia tanaman padi sudah mencapai 35 hari ke atas.

“Untuk Kecamatan Glumpang Tiga sudah mulai disalur.  Meskipun menunggu turunnya SK bupati tahun 2022, tetapi pembagian pupuk itu mengacu pada SK Bupati Pidie tahun 2021,” katanya.

Terkait laporan masih adanya pedagang pupuk nakal di sejumlah kecamatan yang menjual pupuk dengan sistem paket, Kadis Pertanian dan Pangan, Kabupaten Pidie Hasballah, SP, MM dengan nada tegas mengecam perbuatan tersebut.

Kata dia, Pemkab Pidie melalui Dinas Pertanian dan Pangan tidak menginstruksikan penjualan pupuk dengan cara paket.

Baca juga: VIDEO Kerangkeng Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin Ternyata Untuk Rehabilitasi Narkoba

“Kami minta distributor tidak boleh menjual pupuk di kios pengecer dengan memaketkan pupuk dengan jenis pupuk lain, dan ini ada surat dari Dirjen dan bila dilakukan itu pelanggaran,” tegasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved