Breaking News:

Opini

Saatnya Aceh Menerapkan “Cambridge Education”

PENDIDIKAN merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang yang diturunkan dari satu generasi kegenerasi berikutnya

Editor: bakri
Saatnya Aceh Menerapkan “Cambridge Education”
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof.Dr.Apridar, S.E., M.Si Guru Besar Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Aceh

Oleh Prof.Dr.Apridar, S.E., M.Si Guru Besar Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Aceh

PENDIDIKAN merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang yang diturunkan dari satu generasi kegenerasi berikutnya, dan atau dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Pendidikan umumnya di bawah bimbingan orang lain, namun memungkinkan secara otodidak.

Tahapan pendidikan dimulai dari prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas , dan kemudian perguruan tinggi atau magang.

Sebagian orang tua memilih pendidikan home-schooling, e-learning atau yang serupa bagi putra- putrinya.

Semangat belajar yang diperlihatkan oleh peserta didik, khususnya pada penguasaan bahasa asing tentu akan meningkatkan atmosfr lingkungan sebagaimana kelas internasional.

Situasi tersebut tentu akan memacu semangat, sehingga dapat membantu peningkatan bahasa inggris peserta didik.

Peningkatan keterampilan dalam penguasaan bahasa merupakan program utama dari Cambridge education.

Dengan kurikulum yang sangat fleksibel tentu akan mudah diterapkan pada peserta sesuai usia peserta.

Bahkan penerapan kurikulum tersebut dapat diterapkan untuk beberapa mata pelajaran inti, misilnya untuk pelajaran Bahasa Inggris, Matematika atau Statistika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan lain sebaginya.

Baca juga: Kualitas Pendidikan Aceh Rendah, Wakil Ketua DPRA Tawarkan Solusi Ini

Baca juga: Pendidikan Aceh: Bangkit Atau Terhimpit?

Dengan penerapan program tersebut, terlihat nyata peningkatan semangat peserta didik.

Lebih dari 145 negara telah menerapkan kurikulum Cambridge dan terdapat lebih 800 ribu peserta yang mengikuti kurikulum tersebut secara baik dan konsisten untuk kualifikasi internasional pada rentang umur 14-16 tahun.

Terdapat 600 Universitas di AS telah menggunakan kurikulum tersebut yang sekarang ini disebut dengan metode pendidikan terbaru.

Sehingga terbukti dapat meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa Inggris khususnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved