Berita Gayo Lues
Dinas Pariwisata Galus Minta Pengelola Kolam Biru Jaga Kebersihan, Kadis: Jangan Menang Sesaat
Objek wisata Kolam Biru itu selama ini dikelola oleh pemuda dari tiga desa di Kecamatan Tripe Jaya.
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Dinas Pariwisata kabupaten Gayo Lues (Galus) minta petugas pengelola objek wisata Kolam Biru di Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya agar selalu menjaga kebersihan dan menjaga sarana serta fasilitas yang telah dibangun Pemkab pada tahun lalu di kolam biru itu.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, Selasa (1/2/2022), objek wisata Kolam Biru di Rerebe tersebut dalam beberapa bulan terakhir ini, ramai dikunjungi warga setiap harinya, terutama pada hari libur seperti hari Sabtu dan Minggu.
Selain itu, objek wisata Kolam Biru itu selama ini dikelola oleh pemuda dari tiga desa di Kecamatan Tripe Jaya.
Pada tahun 2021, sejumlah fasilitas dan sarana di objek wisata tersebut rampung dibangun oleh Pemkab Galus.
Sehingga hal ini membuat para pengunjung betah dan makin ramai mengunjungi objek wisata Kolam Biru tersebut.
Kadis Pariwisata Galus, Irsan Firdaus kepada Serambinews.com menekankan, para pengelola objek wisata Kolam Biru Rerebe harus menjaga kebersihan dan keamanan di lokasi objek wisata tersebut.
Baca juga: Tarif Masuk Objek Wisata Pulau Dua Aceh Selatan Memberatkan, Rp 50.000 per Pengunjung
Begitu juga halnya terhadap sarana dan fasilitas yang baru dibangun di lokasi wisata oleh Pemkab, harus dijaga dan dirawat.
"Jaga kebersihan objek wisata Kolam Biru tersebut. Selain itu, berikan pelayanan kepada para pengunjung dengan baik sehingga para pengunjung juga tidak bosan untuk berlibur bersama keluarganya ke Kolam Biru yang telah dikelola oleh pemuda setempat," ucap Kadis Pariwisata Galus saat memanggil pengurus objek wisata Kolam Biru ke Blangkejeren.
Irsan mengatakan, para pengelola tempat wisata Kolam Biru Rerebe juga diminta agar tidak menang sesaat.
Artinya makanan dan minuman yang dijual para pedagang di objek wisata itu harganya tidak terlalu mahal dan bisa dijangkau para pengunjung.
“Begitu juga dengan biaya parkir kendaraan yang kesannya belum sama dan masih terjadi perbedaan antara satu tempat dengan tempat yang lain, padahal lokasi objek wisata satu tempat,” papar dia.
"Dalam waktu dekat, akan dilakukan berbagai langkah terhadap objek wisata Kolam Biru Rerebe, sehingga para pengunjung terus ramai dan tidak bosan-bosannya untuk berlibur ke objek wisata milik Pemkab itu,” ucapnya.
Baca juga: Kapal Karam Yunani Berusia 43 Tahun di Tabuk Disulap Menjadi Objek Wisata
“Bahkan, kita akan melakukan pertemuan dengan para pengelola dan perangkat desa dari tiga desa yang terlibat dalam pengelolaan objek wisata itu selama ini," sebut Kadis Pariwisata Galus.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadis-pariwisata-galus-irsan-firdaus.jpg)