Breaking News:

Berita Banda Aceh

Kantor AMPI Aceh Diserang Aksi Vandalisme, Pelaku Terekam CCTV

Tak cukup di situ, pelaku juga melakukan aksi vandalisme dengan mencoret wajah ketua (Khalid SPdi), sekretaris (Iqbal DJ SSos), dan bendahara...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
Foto: IST
Pelaku vandalisme mencoret wajah ketua, sekretaris, dan bendahara AMPI Aceh pada spanduk yang digantung di pagar kantor organisasi tersebut di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Kamis (3/2/2022). 

Tak cukup di situ, pelaku juga melakukan aksi vandalisme dengan mencoret wajah ketua (Khalid SPdi), sekretaris (Iqbal DJ SSos), dan bendahara (Anshari Muhammad SPt MSi) AMPI Aceh pada spanduk yang digantungkan di pagar depan kantor organisasi sayap Partai Golkar ini.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kantor Angkatan Muda Pembangunan Indonesia (AMPI) Provinsi Aceh yang berada di di kawasan Simpang Lima, Banda Aceh mendapat serangan aksi vandalisme oleh orang tidak kenal pada Kamis (3/2/2022) jelang subuh.

Kejadian itu dilakukan oleh tiga orang yang terekam CCTV.

Pelaku mencoret-coret dinding pagar bertuliskan AMPI Aceh beserta logo organisasi dengan cat semprot berwarna merah.

Pelaku juga membuat gambar tidak senonoh, pada dinding pagar yang sekarang sudah dihilangkan.  

Tak cukup di situ, pelaku juga melakukan aksi vandalisme dengan mencoret wajah ketua (Khalid SPdi), sekretaris (Iqbal DJ SSos), dan bendahara (Anshari Muhammad SPt MSi) AMPI Aceh pada spanduk yang digantungkan di pagar depan kantor organisasi sayap Partai Golkar ini.

Ketua AMPI Aceh, Khalid kepada Serambinews.com mengaku, baru mengetahui aksi vandalisme tersebut pada pagi hari.

Baca juga: Pelaku Vandalisme Menangis di Hadapan Pengurus Masjid, Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Khalid mengatakan, menyayangkan sikap premanisme itu dan akan melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian untuk diproses hukum.  

“Kita sayangkan sikap premanisme dan kampungan yang dilakukan pelaku. Ini prilaku tidak bermoral dan pengecut. Kita tidak tahu apa motif pelaku,” kata Khalid.

“Jika ada masalah, seharusnya bisa dibicarakan. Bukan mengedepankan aksi-aksi premanisme,” tambahnya.

Khalid mengaku tidak memiliki persoalaan dengan siapapun, baik secara pribadi maupun kelembagaan.

Begitu juga dengan pengurus AMPI lainnya.

Ia juga memastikan pelaku aksi vandalisme itu bukan dari pengurus, melainkan dari pihak luar yang tidak diketahui.(*)

Baca juga: Pelaku Vandalisme Masjid Bersejarah di Aceh Tamiang Diserahkan Keluarga ke Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved