Breaking News:

Berita Bulutangkis

Petik Pelajaran dari All England 2021, 22 Wakil Indonesia Siap Tampil di All England 2022

INDONESIA harus belajar dari kasus All England 2021, jangan sampai kejadian seperti itu terulang kembali pada All England 2022

Editor: bakri
SERAMBINEWS/tangkap layar youtube all england
Piala kejuaraan bulutangkis All England 

INDONESIA harus belajar dari kasus All England 2021, jangan sampai kejadian seperti itu terulang kembali pada All England 2022.

Gara-gara berada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif COVID-19, skuat Garuda diharuskan menjalani isolasi.

Tim Indonesia dipaksa mundur dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham pada 13 Maret 2021.

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lolos ke final All England Open 2020 seteleh mengalahkan wakil China Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin, Sabtu (14/3/2020).
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lolos ke final All England Open 2020 seteleh mengalahkan wakil China Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin, Sabtu (14/3/2020). (BADMINTON INDONESIA)

Indonesia tengah mempersiapkan diri menghadapi turnamen All England lagi pada tahun ini.

Jangan sampai kejadian tahun 2021 terulang kembali.

Kejadian yang menyebabkan kehilangan kesempatan untuk tampil di All England.

Setidaknya, Indonesia perlu berangkat lebih awal.

Dengan datang lebih awal, Sehingga bisa ada waktu pemulihan apabila kemungkinan ada yang terpapar Covid-19.

Baca juga: Tiba di Tanah Air, Marcus & Greysia Layangkan Kritikan Keras ke BWF atas Insiden All England 2021

Baca juga: Hasil Lengkap & Daftar Juara All England 2021 - Satu Gelar Diraih Malaysia, Empat Diborong Jepang

Selain itu, seperti yang direncanakan PBSI, Indonesia menyediakan pesawat khusus yang disewa untuk membawa tim ke All England.

Pada saat All England 2021 lalu, serangkaian kejadian tidak mengenakkan juga dialami tim bulu tangkis Indonesia jelang All England 2021.

Tak hanya dipaksa mundur dari turnamen, Timnas Bulu Tangkis Indonesia juga diperlakukan diskriminasi di All England 2021.

Di mana Timnas Bulu Tangkis Indonesia di All England 2021 tidak disediakan bus dan dibiarkan berjalan kaki.

Bahkan Timnas Bulu Tangkis Indonesia juga dilarang naik lift.

Meski pemain Indonesia dari awal sudah melakukan pcr dan telah menjalankan vaksin.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved