Rabu, 8 April 2026

Internasional

AS Kembali Berkomitmen Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Pemerintah Amerika Serikat (AS), Kamis (10/2/2022) kembali berkomitmen mendukung Arab Saudi. Hal itu disampaikan setelah serangan milisi Houthi ke

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Senjata jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menggempur milisi Houthi di Provinsi Marib dan Shabwa, Yaman 

SERAMBINEWS.COM, AL-MUKALLA - Pemerintah Amerika Serikat (AS), Kamis (10/2/2022) kembali berkomitmen mendukung Arab Saudi.

Hal itu disampaikan setelah serangan milisi Houthi ke bandara Abha, tempat 12 orang terluka.

Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan mengatakan Amerika Serikat mengutuk keras serangan teroris ini.

Memperhatikan Houthi telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, Sullivan mengatakan Washington akan bekerja dengan mitra Saudi dan internasional.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban mereka.” ujarnya.

"Amerika akan mendapat dukungan dari teman-teman kita di kawasan ini,” tambahnya.

Baca juga: Jet Tempur Arab Saudi Hancurkan Tempat Peluncuran Rudal Balistik Houthi di Yaman

Dilansir AP, Jumat (11/2/2022), Departemen Luar Negeri AS menuduh Houthi melakukan pola berbahaya.

Bahkan, tindakan yang semakin obstruktif dan agresif terhadap Yaman, tetangga Yaman, dan komunitas internasional.

"Serangan berulang dalam beberapa minggu terakhir telah merugikan warga sipil dan infrastruktur sipil," kata Sullivan.

"Houthi telah merusak upaya internasional untuk solusi damai atas konflik Yaman," tambahnya.

Baca juga: Jenderal Marinir AS Tiba di Uni Emirat Arab, Siap Hadang Serangan Rudal Houthi

"Bahkan, mengancam lebih dari 70.000 warga AS yang tinggal di Arab Saudi," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price dalam sebuah pernyataan.

Dia mencatat Presiden Joe Biden telah menyampaikan ke Raja Salman untuk kembali berkomitmen mendukung pertahanan Arab Saudi.

"Amerika Serikat, bersama komunitas internasional mendesak semua pihak datang ke meja perundingan untuk bekerjasama," kata Price.

"Houthi harus mendukung proses perdamaian baru yang dipimpin PBB," tambah juru bicara itu.(*)

Baca juga: Pasukan Yaman Hadang Tiga Serangan Sengit Milisi Houthi di Marib

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved