Breaking News:

Salam

Manajemen Logistik Pemerintah Belum Baik?

Di tengah repotnya masyarakat menghadapi kelangkaan minyak goreng yang disertai dengan kenaikan harga, ternyata kebutuhan-kebutuhan

Editor: bakri
TribunLampung
Sidak minimarket terkait kelangkaan minyak goreng 

Di tengah repotnya masyarakat menghadapi kelangkaan minyak goreng yang disertai dengan kenaikan harga, ternyata kebutuhan-kebutuhan lain juga ikut sentimen naik harga.

Antara lain, menurut pemerintah, gula pasir dan bawang merah yang per 11 Februari 2022 masih menjadi komoditi pangan paling tinggi mengalami kenaikan harga dibandingkan bulan lalu.

Meski demikian, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, secara umum harga barang kebutuhan pokok relatif stabil.

Gula pasir naik 4,48% menjadi Rp 14.000 per kilogram, sedangkan bawang merah naik 11,56% menjadi Rp 32.800 per kilogram.

Kenaikan harga gula disinyalir akibat belum dimulainya musim giling tebu tahun 2022 dan diperkirakan akan dimulai pada awal Juni 2022.

Para pedagang eceran di Aceh ada yang sudah menjual bawang merah hingga Rp 35.000 perkilogram.

"Kenaikan harga bawang merah merupakan penyesuaian menuju harga normal setelah sebelumnya sempat jatuh karena masa panen raya.

Selain itu, kenaikan juga disebabkan karena faktor cuaca yang mengakibatkan sebagian hasil panen busuk.

Catatan kita, dua pekan lalu, pemerintah juga mengumumkan mengenai kenaikan harga gula pasir dan bawang merah.

Baca juga: Minimarket Ini Kedapatan Timbun Minyak Goreng Rp 14 Ribu per Liter, DPRD Panggil Pihak Manajemen

Baca juga: Minyak Goreng Masih Langka, Menteri Perdagangan Bisa Apa?

“Ada dua komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan dibanding bulan lalu (Desember 2021) yaitu gula dan bawang merah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved