Berita Aceh Utara

Butuh Perluasan, Dayah Raudhatul Huda Penampung Santri Yatim dan Anak Telantar Buka Kesempatan Wakaf

Dayah Raudhatul Huda di Desa Matang Ceubrek, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara masih membuka kesempatan berwakaf tanah untuk perluasan tempat.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Santri Dayah Raudhatul Huda di Desa Matang Ceubrek, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Dayah Raudhatul Huda di Desa Matang Ceubrek, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara masih membuka kesempatan berwakaf tanah untuk perluasan tempat penampungan santri yatim dan anak telantar serta fakir miskin. 

“Tanah yang dibutuhkan 1.000 meter lagi dengan harga Rp 120 ribu permeter, artinya total yang dibutuhkan mencapai Rp 120 juta,” ujar Pimpinan Dayah Raudhatul Huda, Tgk Muhammad Dian kepada Serambinews.com, Senin (21/2/2022). 

Karena itu, jika ada yang ingin berwakaf tanah dapat mentransfer dana ke rekening 03701040000103 pada Bank Aceh Syariah atas nama LPI Dayah Raudhatul Huda

Sebab, luas areal 4.000 meter persegi yang ada saat ini sudah mulai sempit dengan jumlah 66 santri.

Selain itu, juga banyak anak-anak yang harus ditampung di dayah tersebut, tapi tidak memiliki tempat penampungan lagi. 

“Saat ini kita memiliki beberapa bilik untuk menampung santri dan santriwati,” ujarnya.

Baca juga: Kisah Santri Yatim Dayah Raudhatul Huda, Antre Becak Barang ke Sekolah, dan Pulang Jalan Kaki

“Dayah ini mulai didirikan pada tahun 2014. Namun, baru kita terima santri pada tahun 2021,” ujar Tgk Muhammad Dian. 

Pimpinan Dayah Raudhatul Huda mengungkapkan, dirinya menampung santri yatim dan anak telantar, karena melihat fenomena yang terjadi generasi saat ini di Aceh. 

“Banyak sekali kita temukan anak-anak yatim, telantar dan fakir miskin tidak bisa sekolah dan tidak lagi mengaji,” urai dia.

“Kondisi ini jika dibiarkan bisa berdampak tidak baik bagi masa depan mereka dan Aceh,” ujar Tgk Muhammad Dian.

Karena itu, dirinya bertekad untuk menampungnya agar mereka bisa mendapatkan pendidikan seperti pengajian dan sekolah. 

Dari 67 anak santri yang ditampung tersebut, enam di antaranya yang sudah memiliki ayah asuh, yang setiap bulannya mengirim dana untuk kebutuhan mereka. 

Baca juga: Ayo Berwakaf Tanah! Dayah Raudhatul Huda Butuh Perluasan, Tampung 66 Santri Yatim & Anak Telantar

Sedangkan santri yang lain sampai saat ini masih ditanggung dayah, dengan sumber dana dari sumbangan dari masyarakat dari dalam dan luar negeri. 

Selain itu pihaknya juga membentuk tim untuk mencari sumbangan yang digunakan untuk kebutuhan santri. 

“Sampai sekarang masih banyak juga informasi dari masyarakat tentang anak-anak telantar dan yatim tersebut yang harus ditampung, tapi karena tak ada tempat, sehingga belum bisa dijemput,” katanya.(*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved